Kamu dan Kucing-Kucing Kampus

Kamu dan Kucing-Kucing Kampus

  • WpView
    LETTURE 494
  • WpVote
    Voti 44
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, ago 25, 2023
"Jangan pernah berduaan sama lawan jenis saat street feeding kucing-kucing kampus." Begitulah sepotong bunyi pamali yang beredar ketika Haira resmi menjadi anggota baru komunitas peduli kucing kampus. Awalnya Haira mangut-mangut tanpa komentar, setidaknya sampai datang tugas pertamanya untuk mengisi stok persediaan makanan kucing petang itu. Di tengah hujan sore yang makin deras, Haira berpapasan dengan Rendaru. Barangkali kisah masa lalu dirinya bersama Rimba sudah cukup untuk menepis, tetapi mengapa kehadiran Rendaru selalu membuat Haira ragu? © acromeow 2023
Tutti i diritti riservati
#39
universitas
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • BLOOMING [END]
  • Thesis & Tension (COMPLETED)
  • See You After Midnight [END]
  • Titik Nadir
  • Interested [TERBIT]
  • Reynand & Joya | END
  • Through the Lens [END]
  • COFFEE
  • Tingkat Dua

"For the ones who still believe in a magic part of growing up, you were made to bloom." Bagi Gea tinggal sendirian di Bandung bukanlah hal sulit, lagi pula hidupnya memang sudah berantakan sejak hari dimana peti mati sang ibunda menyatu dengan bumi. Baru ia menata kembali potongan hatinya, sebuah fakta tentang kesalahan ayahnya yang membawa jiwa tidak berdosa lain hadir ke bumi seolah kembali menariknya dalam kubangan lumpur. Ironisnya, dia menipu semua orang dengan bertingkah bahwa semua bukan apa-apa baginya ketika kenyataannya duka tidak berujung itu selalu menghantuinya. Tersenyum dan menebar kebahagiaan adalah caranya berkamuflase untuk bertahan hidup. Sayangnya, Areksa terlalu pandai dalam menilai seseorang. Bukannya berhenti dan memilih mundur kala temannya lebih dulu mengincar Gea sebagai target permainannya, Areksa terus maju memperjuangkan gadis itu. Alasannya hanya satu, Areksa terlanjur melihatnya tersenyum dan menangis dalam satu waktu bersamaan. Kata orang, dia hanya ingin menjadi sosok pahlawan bagi Gea. Tapi bagaimana jika sejak awal bukan itu tujuan Areksa? This book is for you, tentang sebuah perjalanan cinta, arti penting keluarga, dan hangatnya sebuah simpul persahabatan. started: 24 April, 2024 finished: 08 February, 2025 copyright©: flourvelvet

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti