PEJANIR (Sudah Terbit!)

PEJANIR (Sudah Terbit!)

  • WpView
    OKUNANLAR 1,645
  • WpVote
    Oylar 109
  • WpPart
    Bölümler 19
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Pzt, Tem 30, 2018
Mencintai namun tak dapat di cintai. Aku tak pernah mengundangmu masuk ke relung hidupku. Memikirkan sastrawan hidup tanpa bakat seni lebih baik daripada ku berfikir kau datang lalu menciptakan luka dan aku jatuh lagi lagi dan lagi. Kau tau apa itu luka ? Kufikir tidak. Langkahmu, tutur katamu, sudut pandangmu membawa arti bahwa kau tak mengerti apa arti luka. Sebab kau hanya bisa melukai namun jarang dilukai. Hentikan, kita hanya sebatas teman. -Aku yang mengira kau suka namun ternyata kau lebih pahit dari duka- PEJANIR → Pelangi, Hujan, Petir. Bagaimana ketiganya saling Keterkaitan.
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • Dear Fenly || Un1ty
  • Don't Cry
  • Need You
  • a RAINBOW
  • SalFlo
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • kaLAna: Two Different Worlds

Gemercik air hujan itu menyembunyikan tawa yang menutupi samar nya luka. lentik nya jemari yang menyapa dinginya sepi. menyambut pagi dengan kecohan sang mentari. embun di ujung bumi,yang mengepul pesat perlahan pudar. beriring dengan air yang menggenangi tanah liat. ini bukan tentang cinta atau takdir yang menggeliat dalam doa. ini tentang kemampuan dalam pertahanan. yang mempertahankan hubungan, yang terancam oleh ketidakadilan. akan kah semua pertahanan ini harus berakhir dengan kata kata perpisahan yang di sah kan oleh takdir ? akan kah satu sosok dengan seluruh dopantasa dan pertahan nya akan luntur begitu saja? inilah dunia, menganggap semua ini adalah lelucon yang tak pantas, tak dianggap ada:) ________________________ "selama ini aku hanya menjadi pengisi kekosongan ruang mu,jangan berlebih dalam menanggapiku,sebab aku tak akan menjadi pengobat luka mu itu" ~Alice... "Aku tak perduli, yang kutau tugasku hanya sebatas mencintamu al" ~ Barra. " Jangan menambah semburat luka mu dengan menungguku, sebab ragaku takan bisa seutuhnya menjadi hak mu" ~Rama.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi