Waiting SOMEONE

Waiting SOMEONE

  • WpView
    LECTURAS 2,954
  • WpVote
    Votos 880
  • WpPart
    Partes 20
WpMetadataReadConcluida jue, jul 19, 2018
Aku telah melangkah melewati beribu-ribu jarak,beribu-ribu hari,membawa ruang kosong dihatiku. Cinta telah kutitipkan pada masa lalu,tetapi aku masih menyimpan sehela harapan masa depan bersamamu. Aku masih ingat hangat jemarimu di pipiku,membawakan getar hidup yang hilang bersama langkahmu yang menjauh. Lalu, hari ini, kau tiba-tiba berdiri dihadapanku,menatapku lekat,seolah membiarkanku membaca gurat-gurat kisah yang selalu kau sembunyikan. Aku hanyut dalam diam,seketika mengulang kembali sebuah kisah cinta dalam benakku. Kali ini, apakah hanya cinta yang kau bawakan untukku? Dan, apakah kau berharap aku menyambutmu dalam peluk hangat dan isak penuh kerinduan? Tapi, aku takut cinta seperti senja yang indah terlihat, tetapi ternyata hanyalah ilusi. Dan , aku khawatir ketika mendapatimu hanya terdiam . Apakah kau pun mulai ragu dengan cinta, cinta yang kau bawakan kemarin untuku? - - - - Waiting SOMEONE .
Todos los derechos reservados
#565
lelah
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Resital Sunyi (End)
  • Ex or New? [REVISI]
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Soft After Storm
  • GREENSTA [END]
  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya
  • Love With Ghost
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Badai, Kapan Berlalu?

Ada cinta yang dikejar bukan karena jiwanya menyentuh, tapi karena citranya menjanjikan kesempurnaan. Ada yang dipilih bukan karena diinginkan, tapi karena hadirnya memudahkan. Sebagian hati hadir bukan untuk dimiliki, melainkan menjadi tempat singgah dalam badai yang tak kunjung reda, lalu dilupakan saat matahari kembali menyapa. Dan ada pula hati yang tak bersuara, menunggu dalam senyap, memanggul rindu tanpa jaminan akan menjadi tempat pulang. Hati yang tak pernah ditanya, tapi selalu ada; menjadi rumah bagi seseorang yang tak pernah ingin tinggal. Lucunya, cinta tak pernah paham logika. Ia tak memilih yang pantas, tak menetap pada yang layak. Ia berdiam di tempat yang paling retak, tumbuh di antara luka-luka yang belum sempat sembuh, menjadikan harapan sebagai candu untuk bertahan. Ini bukan sekadar cerita tentang cinta yang tak terbalas. Ini tentang jiwa yang rela menjadi persinggahan dalam hidup orang lain, meski ia diciptakan untuk menjadi rumah. Tentang keberanian mencintai tanpa pamrih, tentang ketulusan yang tak meminta kembali. Karena mungkin, dalam dimensi cinta yang paling sunyi, hadir, meski tak dianggap, lebih bermakna daripada pergi tanpa sempat menyentuh. - "Lo tuh bukan yang gue mau, Bun. Lo cuma yang kebetulan ada pas gue hancur." -Lautvianar "Gue tau gue cuma pelampiasan. Tapi lo tau yang lebih nyakitin? Bahkan buat nyakitin, lo masih butuh gue." -Embunara

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido