Senja dan Asa

Senja dan Asa

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 1, 2020
Tuhan memiliki banyak cara untuk membuat makhluknya kuat. Tapi apakah aku harus selalu berpura-pura untuk tegar? Aku hanya tak ingin terlihat rapuh di depan mereka. Tapi bukan berarti aku harus tetap memasang mimik bahagia ini yang seolah semuanya baik-baik saja. Hidup terlalu sulit untuk ku jalani. Ya, memang harus tetap kujalani. Meski rancu oleh asa yang gak pernah terhenti, meski reruntuhan rasa kecewa memonopoli hati. Untuk orang yang ku sayang, untuk orang yang ku rindu, aku harus tetap berjuang untuk melupakan dan melupakan untuk berjuang pada senja di ujung asa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • You're Here, But Not For Me
  • IF YOU
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Sekali Lagi (End)
  • DikaRanggi
  • Langit.
  • My Destiny
  • Antara aku dan dunia

Aku nggak pernah menyangka-bahwa setelah bertahun-tahun menikah dengan Dinda, perempuan yang tumbuh bersamaku dalam suka dan luka, hatiku justru bergetar oleh hadirnya Arunika, seorang wanita yang usianya delapan tahun lebih muda dariku. Dan aku? Terjebak di antara rasa bersalah dan perasaan yang tak pernah kuminta hadir. Awalnya kupikir itu cuma jeda sejenak dari lelahnya hidup. Tapi perasaan itu tumbuh diam-diam, mengakar, dan mulai mengguncang segala yang kukira telah mapan. Arunika datang sebagai angin segar, tapi juga badai yang memporak-porandakan rumahku sendiri. Lalu waktu berjalan. Arunika pergi. Dan aku kembali berhadapan dengan Dinda-perempuan yang tidak hanya ditinggal, tapi juga dikhianati. Kami belajar berdamai, meski dengan luka yang belum kering. Tapi ketika aku mulai ingin mencintainya lagi, semesta seperti menguji: hadir sosok lelaki lain yang mulai mengisi ruang yang dulu penuh dengan namaku. Ini bukan kisah tentang siapa yang paling mencinta. Tapi tentang siapa yang memilih tetap tinggal, bahkan setelah semuanya hampir runtuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines