Meri dan Embun Kecil (cerita mini)

Meri dan Embun Kecil (cerita mini)

  • WpView
    LECTURES 24
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., juin 5, 2017
WpInfo
Histoires vraies
Meri si cantik yang merah, terbangun di pagi hari dan menggigil karena dinginnya tetes embun yang menempel di kelopaknya. Dia mencaci si embun kecil dengan kesalnya, tak mengerti mengapa embun selemah itu mesti diciptakan. Bagaimanakah akhir kisahnya?
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Aku Dan Waktu.
  • Keluarga di Ujung Senja
  • Bukan Istri Pengganti
  • Berbahagialah Dengan Rumah Barumu
  • ZERA
  • She, ADARA QIANA
  • SAVE MY SELF
  • PROMISE CH2 (END)
  • Hai, Kak! (END)

Christy_ pekerjaan kalian lebih penting dari pada aku semahal apa sih waktu kalian buat aku sampe2 aku gabisa beli waktu kalian,aku cape, sendirian trus di rumah ,apakah ini yang di sebut rumah tak berbentuk rumah, semenjak orang tua kita gada kalian sibuk ngurusin pekerjaan kalian masing-masing,di sini aku cuma punya kalian aku ga punya siapa-siapa lagi,kalian bisa nggak sih ngerti in aku sedikit aja,aku cape harus terus terusan ngerti in kalian

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu