FAKE FRIENDS

FAKE FRIENDS

  • WpView
    Reads 3,554
  • WpVote
    Votes 170
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 3, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Fake friends. Ketika teman hanya datang jika butuh saja. Ketika teman yang kita anggap baik, justru malah tak baik. Ketika teman yang memang benar-benar baik dan tulus berteman dengan kita, justru malah kita jauhi dan kita abaikan. Lantas apakah ini sebuah karma karena aku mengabaikan temanku yang benar-benar baik itu? - Alvira Putri Rahardja ______________ NOTE= cerita ini tidak bermaksud untuk menyinggung siapapun. Jika anda merasa tersinggung, mungkin anda memang pernah melakukan hal itu. © 2017, by dongprr
All Rights Reserved
#21
fathan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • We're NOT Friends ✔
  • Anindira
  • MARSHA (END)
  • Why Me?
  • Aku Takut Dicintai
  • Alca || Selesai
  • Struggled
  • A true friend? || Balas Dendam?
  • Hurt Love

Dunia ini kejam, tapi Kamala memilih untuk melihatnya dengan senyuman. Kamala, gadis baik hati yang selalu percaya bahwa setiap kebencian hanyalah luapan emosi sesaat. Cacian, hinaan, bahkan luka, dia terima dengan lapang dada, yakin bahwa di balik semua itu, ada kebaikan yang tersembunyi. Sampai suatu hari, dia bertemu Jean, pemuda pemarah yang menganggap dunia tak lebih dari tempat yang penuh kepalsuan dan kekejaman. Bagi Jean, Kamala itu bodoh. Bagaimana bisa seseorang tetap tersenyum saat diperlakukan seperti sampah? "Lo bodoh apa gimana? Mereka tuh penindas." "Mungkin mereka lagi badmood, gue enggak kenapa-napa kok." Namun, semakin Jean mengamati Kamala, semakin dia tak mengerti-kenapa gadis ini tidak pernah membenci siapapun? Kenapa dia tetap baik, bahkan pada orang-orang yang menyakitinya? Ketika Kamala mengulurkan tangan, menawarkan persahabatan, Jean-yang selama ini bersembunyi di balik kata-kata kasar-harus memilih: tetap membenci dunia... atau belajar memahaminya, lewat Kamala. "Kita temenan kan, Jean?" "Siapa yang mau temenan sama lo?!" Namun, benarkah Jean bisa terus menolak cahaya yang Kamala bawa? Sebuah kisah tentang dua sisi yang bertolak belakang: kebaikan yang tak kenal balas, dan kemarahan yang mulai goyah. LavenderWriters © girlRin © TiaraAtika4 © Awliyaslv_ © MaharaniAraa_ Started : Minggu, 1 Juni 2025 Finished : Senin, 18 Agustus 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines