Tuhan, Ku Cinta Dia

Tuhan, Ku Cinta Dia

  • WpView
    Reads 68
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 5, 2017
"Aku tidak butuh banyak orang, yang ku butuhkan hanya satu orang. Yaitu kamu, yang percaya padaku selamanya. Karena banyak orang tidak menjamin akan setia padaku, tetapi satu orang bisa menjamin akan setia padaku selamanya." -Yoo Mi- "Aku akan menjadi alasan kenapa kamu tersenyum, menemanimu ketika tak ada yang mau bersamamu, dan menghapus setiap tetesan air mata yang kau jatuhkan. Karena aku ada untuk menjadi bagian dari sejarah hidupmu." -Fairez Kenzo- "Seseorang yang benar-benar mencintaimu tidak akan pernah melempaskanmu, bahkan jika ada ratusan alasan untuk menyerah, dia punya satu alasan untuk bertahan." -Robin- Cerita ini murni dari khayalan aku sendiri. Jika ada kesalahan atau yang tidak pantas untuk dibaca kalian bisa beri saran lewat inbox atau komentar.. » Follow my ig « UlfaWulanSuciP
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Promise You But Not
  • Reason (✔)
  • Forced to marry (Completed)
  • Dua Jejak (novel teaser)
  • The Time That I Loved You -> K.J.I
  • Sacrifice ( Lengkap  )
  • 𝐋𝐢𝐤𝐞 𝐀 𝐅𝐨𝐨𝐥 [𝐓𝐖𝐈𝐂𝐄] ✓
  • One More Time (End)
  • Just about my feeling 💜

Tidak ada yang tak mungkin untuk kita bertemu. Ya, bertemu untuk menentukan siapa yang akan kupilih sejak kau meninggalkanku hanya karena kau merasa mengkhianati sahabat sendiri. Bahkan cemburu dengan sahabat baruku. Sungguh naïf sekali dirimu itu. Melangkahkan kaki di tempat yang sama. Tersenyum tanpa alasan saat melihatku. Dibalik topi ada wajah penyesalan? Aku rasa tidak sama sekali. Bahkan raut sedih pun tidak ada, senyum itu tidaklah tulus sebagai rasa persahabatan yang indah. Sungguh mudah untuk melukai, tetapi sangatlah sulit mengembalikan kepercayaannya kembali. Sebuah ruang menjadi saksi bisu, buku antalogi menjadi saksi bersalah atas semua ucapan kotormu mengenai diriku. Maaf, aku memang berjanji, tetapi tidak padamu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines