Tuan Oh dan 10 Rahasianya

Tuan Oh dan 10 Rahasianya

  • WpView
    Reads 91,503
  • WpVote
    Votes 14,340
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 14, 2020
WpInfo
Fanfic
Tujuan Alana Kim melamar pekerjaan pada perusahaan DC Company adalah untuk mengais gaji sebanyak-banyaknya karena tergiur oleh tawaran gaji yang tidak sedikit untuk pekerjaan yang awalnya terlihat sepele. Sayang seribu sayang, Alana tidak digaji untuk hal sepele. Ia digaji untuk menjaga rahasia sang direktur yang tak pernah tampil ke publik. Sekaligus, menyembuhkan sang direktur dari rasa sakitnya. -[ rin's story. -[ on going.060318-
All Rights Reserved
#820
mentalhealth
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Worthy [SEBAGIAN DIHAPUS]
  • (If) He Became Mine   [COMPLETED]
  • DUDA TAMPAN
  • Don't Be Angry
  • TerraCotta (Completed)
  • Araleya Titik Temu Semesta TTS1 (COMPLETED)
  • Bound to The Boss
  • Satu Hati, Dua Generasi

● Sequel Married My CEO● "Al!!" Langkah Raefalno bergerak cepat, menyusul wanita yang telah lebih dulu melangkah menjauhinya. "Al!.. dengarkan aku dulu!" Raefalno berdiri tepat di depan Allura yang kemudian membuat wanita itu berhenti melangkah. Laki-laki itu memegang kedua bahu Allura, yang hanya direspon oleh lirikan tajam mata abu-abu milik Allura. "Aku benar-benar minta ma-" Allura mengangkat telapak tangannya kedepan. Seakan memberi tahu Alno bahwa perempuan itu tidak ingin mendengar kalimat apapun yang keluar dari mulut laki-laki itu. Wanita itu melirik kearah belakang Raefalno. Dimana Azura sedang memperhatikannya dengan raut wajah menyesal. Perempuan itu terus-menerus menggelengkan kepalanya sembari bergumam minta maaf. Allura mulai mengatur nafasnya. Ia memejamkan matanya rapat-rapat. Berusaha menghilangkan segala rasa sesak yang menghimpit perasaannya. Namun nyatanya tak bisa. Rasa sakit itu tak berkurang sama sekali. Malah semakin bertambah saat mata abunya kembali menatap Raefalno. Sekali lagi Allura menoleh kearah kakaknya lalu berganti menatap Raefalno. Ia harus menguatkan tekatnya. Raefalno memandang Allura dengan was-was. Berharap Allura tidak mengeluarkan kata-kata yang ia takutkan. Namun nyatanya, sebelas detik kemudian, kalimat itu mulai terdengar. Nadanya berat, serius, dan berhasil membuat hati Raefalno mencelos. "Aku melepasmu," *** New cover dari serealx

More details
WpActionLinkContent Guidelines