THEY ARE MY FRIENDS!

THEY ARE MY FRIENDS!

  • WpView
    Reads 380
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 14, 2017
"Itu hanyalah impian, kau tidak akan bisa mewujudkannya. Sadarlah akan dirimu yang sekarang, kau tercipta bukan untuk itu, melainkan untuk hal yang hina". "Aku sadar akan diriku, memang aku sempat mengecewakan kalian, tapi percayalah aku akan ada bersama kalian" kata hatiku. Aku di benci semua teman sekelasku karena membuat kesalahan yang tak disengaja. Semua berawal dari salah satu teman, ia meledekku hingga kemarahanku sampai puncaknya. Tonjokan tanganku itu membuat ia menangis, karena ia jatuh kebawah, tulangnya patah. Percayalah itu semua tanpa kesadaranku. Karena emosi kemarahan yang tak bisa ku kendalikan, aku mengikuti akademi karate. Kami diajarkan cara membela diri yang benar dan mengkontrol emosi serta mengendalikannya. Tidak hanya itu, kami diajarkan hal hal lain yang berguna untuk diri kami. Karena aku hidup di zaman tak modern, perbedaan sangat banyak adanya. Seperti, peraturan negara tak seketat sekarang, suasana alam masih alami dan banyak hutan/perkebunan disekitar. Aku mendapat sahabat dari akademi karate yang kuikuti. Aku, Ikhsan, Zia. Ya benar kami bertiga, kami melakukan tugas kami untuk melindungi apa yang harus dilindungi. Kami membebaskan hak yang terampas dan mewujudkan ketertiban negara. Karena kami adalah teman yang saling menguatkan. . . . Sensei = Guru(karate)
All Rights Reserved
#13
wcaindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • Sihir Sang Pangeran-CH【𝐄𝐍𝐃】
  • *ೃAm I Antagonist˚༄.ch's. [Hiatus]
  • The Art of Friendship
  • Have → Hate To Love [COMPLETED]
  • ASRAR [TERBIT]
  • My Duchess / End
  • 𓍢ִ໋🀦⊹ ࣪destiny and the moon⊹ ࣪ ˖࣪ ִֶָ☾. [Countryhuman]
  • Sabitah

_____ Dunia ini dulunya hanyalah hamparan biasa, hingga kekuatan magis pertama kali terlahir dari kehendak alam. Namun, sihir yang seharusnya menjadi anugerah justru disalahgunakan. Orang-orang yang tidak bertanggung jawab memperlakukan kekuatan mereka sebagai alat untuk berkuasa, tanpa peduli akan kehancuran yang mereka tinggalkan. Dari keegoisan itu, lahirlah kekacauan, perang, dan penderitaan. Hingga akhirnya, sebuah tekad baru muncul, tekad untuk mengendalikan sihir, bukan dikendalikan olehnya. Para pemimpin membangun tatanan baru, aturan yang mengikat, dan tempat-tempat pembelajaran bagi mereka yang terlahir dengan bakat magis. Namun, sejarah selalu berulang. Di tengah damai yang rapuh, bayang-bayang keserakahan kembali mengintai. Dan kini, seorang pemuda harus menemukan jalannya sendiri di dunia yang gila ini, siap atau tidak, mau atau- "TIDAK MAUUUUU!!!" "Heh! jangan menolak! Kau akan ke Akademi besok! ingat!" "Aku tidak mau~ huaa kehidupan malas ku akan hancur." "Kalau kau menolak, koleksi cacing beracun mu akan ku bakar." ". . ." "Yah merepotkan. Mungkin lebih baik aku tidur, dan pura-pura dunia ini baik-baik saja." -Indonesia . . . ! PERINGATAN GARIS KERAS. INI ADALAH CERITA FIKSI PENGGEMAR DARI FANDOM COUNTRY HUMAS (CH). Buat baca cerita ini, paling tidak pembaca harus tahu apa itu Fandom Countryhumas. Kalau males tahu, pintu toilet sebelah sana⇱ Di ambil dari kisah fiksi author sendiri, gak ada sangkut pautnya sama dunia nyata, mau itu tatanan masyarakat, jabatan, posisi, hukum dan sebagainya. Penulis cuma manusia biasa yang pastinya tak lepas dari kekurangan. Inspirasi cerita? Lumayan banyak (?) dan penulis belum bisa nyebutin satu-persatu. Tapi salah satunya ada unsur cerita "Epistrofi" (bagi yang tahu) Kalau kalian nganggap ini cerita penyimpangan... Ambil wudu deh. "Menjiplak bukan karena tidak bisa berkarya, tapi karena terlalu malas untuk mencoba." - Appelmerah, 2025 [ Not BL/BXB/HOMOSEKSUAL DAN SEBAGAINYA]

More details
WpActionLinkContent Guidelines