Saranghae OM [Slow Update]

Saranghae OM [Slow Update]

  • WpView
    Reads 182
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 18, 2018
"Om kita nikah yuk" Ajak gadis itu dengan riangnya. 'Ck, dia pikir nikah itu gampang. Tinggal ke KUA terus ijab dan langsung halal. Gak segampang itu kali harus banyak yang dipikirin buat kedepannya. Misalnya biaya nikah, resepsi, rumah, kebutuhan sehari-hari belom lagi kalo udah ada anak bikinnya mah gampang tapi ngerawat gak segampang bikin.' Pikir Pria itu frustasi. Lagi pula kenapa dia bisa ketempelan bocah macam gadis ini. "Ayo om kita nikah. Ii udah bilang sama Mama Papa kok" Pria itu menggelengkan kepalanya. "Kenapa?" "Kamu masih kecil" "Ii udah besar kok, lihat semuanya besar kan" ujarnya polos seraya menunjuk bagian tubuhnya. Pria itu menepuk jidatnya pelan. Padahal bukan itu maksudnya. "Pokoknya saranghae om!" "Alay!"
All Rights Reserved
#708
pilot
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Oddly Coupley (Complete)
  • THE CLIMB [Completed]
  • ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • Kenangan Terindah
  • ON SIGHT (Completed)
  • Miracle (SELESAI)
  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Om, Ayo Nikah!
  • CRAZY WEDDING
  • Kawin Konyol

"Daripada gue susah-susah cari calon suami yang oke, mending nikah sama lo aja, Ren. Yuk!" Ucapan Sybil dibalas semburan kopi yang langsung membasahi wajah jelitanya. Sementara itu, Daren yang terkejut tidak bisa bicara apa-apa. Otak sahabat yang sudah dua belas tahun dikenalnya itu, sepertinya memang benar-benar eror. "Lo tau kan kalau gue itu..." ucapan Daren menggantung. "Tau. Makanya gue mending sama lo. Tau sendiri gue nggak ada tendensi buat nikah. Nah... kalau sama lo at least nggak berasa nikah kan. Kayak kita bisa jadi housemate aja. Cuma emang 'terikat' supaya nggak kena grebek." Syibil mengemukakan alasannya begitu lancar. "Tap..." "Lo juga dapat benefit dari ini. Status kita nanti cukup buat jadi tameng di depan keluarga lo juga. Gimana?" Kemampuan persuasi Sybil memang luar biasa. Penawaran darinya terdengar menggiurkan ditelinga Daren. Lelaki itu pun dengan mudah setuju dibuatnya. "Deal."

More details
WpActionLinkContent Guidelines