We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kali Kedua

Kali Kedua

  • WpView
    Reads 738
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 17, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Annisa Amalia, seorang remaja yang masih duduk di bangku SMA. Jantungnya kembali berdegup cepat setiap mendengar nama laki-laki itu. Dia adalah sosok yang membuat perjalanan rasa kagum menuju rasa cinta bagaikan jalan yang penuh liku. Ini akan menjadi perjalanan yang panjang. Tentang mereka, tentang perjalanan kisah asmara di antara mereka.
All Rights Reserved
#40
secretadmirer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Choices
  • THE SENIORS COLD
  • Rasa dan Harapan
  • Secret Admirer [END]
  • Kalibrasi Rasa
  • AKU, KAMU, & ORGANISASI
  • Baper. (Completed)
  • I Hope You (DISCONTINUED)

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines