REMEMBRANCE

REMEMBRANCE

  • WpView
    Reads 127
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 5, 2017
Ketika sebuah cerita, diawali dengan pertemuan yang memalukan. Memberi kehangatan yang hampir tak pernah terasakan. Tiba-tiba aku merasa tidak diinginkan. Aku ingin pergi, tapi aku menemukan seseorang di depan pagar rumah. Aku coba untuk menghindar, tapi dia seperti mengerti dan tidak pernah membiarkanku untuk pergi.
All Rights Reserved
#2
labyrinth
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Sebelum Pagi
  • The Bleeding Lady [completed]
  • You're Here, But Not For Me
  • When Love is Breaking
  • Love in Silence ✔
  • SalFlo
  • 사랑해 ( Aku Cinta Kamu )
  • Nuginara [END]

Bagaimana jika perasaan itu tumbuh tanpa izin, hadir tanpa undangan, dan tinggal terlalu lama dalam hati yang tak pernah disapa? Ini adalah kisah tentang mencintai dalam diam. Tentang seseorang yang tidak pernah diminta untuk datang, tapi jadi alasan untuk bertahan. Harapan yang disimpan rapi di pojok hati, tak pernah diminta untuk dibalas, hanya ingin dimengerti. "Jauh. Esok nanti atau selamanya" bukan sekadar cerita cinta. Ini adalah perjalanan jiwa-tentang perjuangan tanpa jaminan, tentang kehilangan tanpa kata, tentang kecewa yang tak terucapkan, dan tentang harapan yang tetap tumbuh meski tahu ia tak akan pernah dipetik. Jika kamu pernah berharap pada seseorang yang bahkan tak tahu kamu ada, mungkin cerita ini adalah tentangmu juga. Karena mencintai yang paling tulus, kadang justru tak perlu memiliki-cukup mengikhlaskan, dan diam-diam mendoakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines