We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
My Popeye (Fiksi)

My Popeye (Fiksi)

  • WpView
    Reads 154
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 25, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Mungkin untuk sebagian orang tidak percaya bahwa rindu itu adalah teman yang paling dekat saat sang kasih tak ada disampingnya. Namun aku mempercayainya karena setiap hari aku selalu bermain dengan nya. Ya, bermain dengan imajinasi yang muncul karena terbawa oleh sang rindu. Tapi entah kenapa aku malah semakin menikmatinya. Bahkan aku tak peduli dengan orang - orang di sekitarku, saat aku duduk termenung dengan tatapan kosong hanya untuk berimajinasi bahwa sang kasih ada di sampingku. Tenang saja untuk hal menunggu aku sudah siapkan sejuta kepingan kesabaran. Dan untuk mu "my Popeye" cepatlah pulang aku menunggu mu di dermaga rindu. ~maaf jika ceritanya absurd~
All Rights Reserved
#210
salma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • We Can't Be Friends
  • Heart Breakers
  • Aku yang Ada Di Antara Kalian (Sudah Revisi)
  • Possesive Playboy
  • Jarak dan Rindu (END)
  • Tetaplah Bersamaku🌹 (pending sesaat)
  • Naturaloves
  • P3K Jadi PDKT
  • REGRET

"Bee, inget ya lo nggak boleh jatuh cinta sama gue, soalnya diliat-liat gue makin hari makin ganteng ini, ngeri lo khilaf" -Satriya Arbi Narakha "Boro-boro khilaf, Sat! Liat muka lo aja mual gue. Lagian siapa yang mau sama cowok playboy tengil kayak lo? Yeuuuu! -Xabira Salsha Aruni Kemudian, Xabira termakan omongannya sendiri. Terlalu sering bersama membuat perasaan gadis itu mulai berubah dan melewati batas pada Satriya, hingga sampai ia merasakan benih-benih cinta terus bertumbuh di hatinya. Namun sayangnya, Satriya telah menyimpan rasa pada perempuan lain yang bukan dirinya. Dan kemarahan Satriya saat mengetahui tentang perasaan Xabira seperti memukul mundur dirinya untuk bergerak ke arah lelaki itu. Bagaimana kisah mereka? Akankah Xabira mengalah dan mengubur kembali perasaannya demi menjaga pertemanan? atau justru maju dengan resiko kehilangan sahabat sekaligus cintanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines