Mea Culpa

Mea Culpa

  • WpView
    Reads 128
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 13, 2017
Aku percaya akan adanya Tuhan, dan Maha kuasa yang ia miliki, banyak hal yang kulewati, baik atau buruk. Tidak ada kata 'menyerah'. Hidup akan berjalan. Tidak perduli makhluk-nya lelah. Tak perduli beribuan air mata keluar dari kelopak makhluk-nya. Dan aku percaya Tuhan tidak pernah tidur. Ia mengetahui semuanya, lebih dari apapun. Bahkan sepersekian detik kedepan takdir makhluk ciptaan-nya telah dirancang oleh-nya. Dan 18th hidupku dijungkirbalik-nya, entah kapan hadiah dari semua rasa sakit ini tiba Aku wanita dipersimpangan jalan. Aku hanya akan terus berjalan tak tertuju sampai menemukan tujuan. Tak perduli ketika harus melewati lubang besar, salah arah, atau bahkan jalan buntut. Yang kulakukan hanya terus berjalan. Memutar arah atau jalan mundur. Tidak perduli kerikil yang membuatku sakit, aspal yang tidak rata, bahkan kadang harus menemukan pecahan kaca menuncap dibawah sana, melukai diriku. Resiko apapun yang menimpaku, aku akan terus berjalan. Hanya itu yang kutahu. Sampai aku tak bisa berdiri dengan kaki-kakiku. - Annora Cathlin Blythe -
All Rights Reserved
#489
brothercomplex
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CLOSER
  • ALTER EGO (TAMAT)
  • Cool Man
  • Dear Future (new version)
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
  • Misunderstand
  • Full Of Scratches
  • Mental Disease
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Is There Hope [Completed]
CLOSER

[ON GOING] *Fiksi Remaja [15+] Lebih dekat karena pertemuan. Hadirnya tidak terduga mengisi bagian dari kisah nyata dunia. Aku kira hanya sekedar lewat, ternyata malah semakin mendekat. Entah akan bertahan lama atau hanya sebagai bagian dari cerita hidup saja. _____ Aku hidup dalam kepura-puraan dengan suasana kelabu, bahkan dengan teka teki yang terus membelenggu. Diriku sendiri susah memahaminya apalagi kamu, Kania. Berhentilah karena aku hanya membawa luka tanpa bisa menyembuhkannya. ~Ragil Araga~ Aku sudah terbiasa terluka dan kecewa, jadi tidak perlu membicarakannya. Jangan terlalu mendorongku pergi, karena bisa jadi aku adalah jawaban dari semua teka teki yang sedang membelenggumu kini. ~Kania Sukma~ _____ *Maaf jika cerita ini masih memakai latar dan waktu masa remaja yang duduk di bangku SMA. Sangat membosankan bukan? Tapi cobalah untuk membaca prolognya, siapa tahu sangat penasaran apa yang ada dalam epilognya. Semoga saja berkenan membaca. Terima kasih atas perhatiannya. *I created my story just for fun. If you vote and comment, i'll be very grateful. *Cerita pertama yang aku buat di wattpad. CHECK IT OUT!!!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines