Mea Culpa

Mea Culpa

  • WpView
    Reads 128
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 13, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Aku percaya akan adanya Tuhan, dan Maha kuasa yang ia miliki, banyak hal yang kulewati, baik atau buruk. Tidak ada kata 'menyerah'. Hidup akan berjalan. Tidak perduli makhluk-nya lelah. Tak perduli beribuan air mata keluar dari kelopak makhluk-nya. Dan aku percaya Tuhan tidak pernah tidur. Ia mengetahui semuanya, lebih dari apapun. Bahkan sepersekian detik kedepan takdir makhluk ciptaan-nya telah dirancang oleh-nya. Dan 18th hidupku dijungkirbalik-nya, entah kapan hadiah dari semua rasa sakit ini tiba Aku wanita dipersimpangan jalan. Aku hanya akan terus berjalan tak tertuju sampai menemukan tujuan. Tak perduli ketika harus melewati lubang besar, salah arah, atau bahkan jalan buntut. Yang kulakukan hanya terus berjalan. Memutar arah atau jalan mundur. Tidak perduli kerikil yang membuatku sakit, aspal yang tidak rata, bahkan kadang harus menemukan pecahan kaca menuncap dibawah sana, melukai diriku. Resiko apapun yang menimpaku, aku akan terus berjalan. Hanya itu yang kutahu. Sampai aku tak bisa berdiri dengan kaki-kakiku. - Annora Cathlin Blythe -
All Rights Reserved
#370
brothercomplex
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Let Me Love You Longer
  • I'm okay (END)
  • FIZYA
  • Mental Disease
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  •  ANATHA
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • Wasted Princess [On Going]

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines