DIRIMU BAGAIKAN SENJA DISORE HARI

DIRIMU BAGAIKAN SENJA DISORE HARI

  • WpView
    LECTURAS 82
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, jun 17, 2017
Senja adalah masa setelah terbenamnya matahari. Dimana pada saat-saat seperti itu adalah bagian terindah dari sepanjang hari. Bertemu nya antara terang dan gelap yang membuat mata manusia akan jatuh hati jika melihatnya. Begitu juga dengan dirmu, membuat aku jatuh hati pada pandangan pertama. Dan membuat aku lupa dengan masalah yang ada.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Senja dan Jingga
  • Hiraeth to Everlasting Sun
  • ARUNIKA (SELESAI)
  • GADIS BULAN UNTUK SENJA
  • Langit.
  • Memories at the end of dusk
  • Senja dan Rahasianya [END]
  • LANGIT SENJA  (End)
  • Seindah Senja

Senja itu indah, bukan? Dia terlihat menenangkan, damai, namun apa yg kita tahu lebih dari itu? Mungkin saja dia menyimpan emosi, dan kesedihan di dalamnya? Dan jingga, dia tak akan lepas dari senja. Senja dan Jingga yang ditakdirkan harus tetap bersama, saling melengkapi oleh semesta. Tanpa jingga, tidak akan ada yang namanya senja, dan tanpa senja, jingga pun tidak bermakna. Mereka akan sempurna saat bersama. Namun, ini bukanlah tentang senja berwarna jingga yang berada di atas langit sana--mereka hanyalah seorang kakak-adik yang saling melengkapi. Tentang Jingga--sang kakak yang harus menjadi tulang punggung keluarga, jadi ayah serta ibu untuk adiknya, dan harus tetap kuat disaat jiwa dan raganya sudah lelah. Semua itu hanya demi satu orang--adiknya. Senja. Senja terlahir tidak normal seperti anak-anak lainnya. Dia memiliki gangguan spektrum autisme hingga seringkali Jingga merasa cemas saat harus meninggalkan sang adik. Tak ada kerabat yang peduli, bahkan ayahnya pun lepas tangan, ia jarang sekali pulang. Kalaupun ia pulang, hanya untuk menuntut uang pada Jingga--untuk berjudi dan mabuk-mabukan. Di tengah kerasnya kehidupan Di tengah kejamnya dunia Akankah Jingga menemukan cahaya bersama Senja? Ataukah Jingga dan Senja akan tenggelam, hilang ditelan langit yang gelap?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido