LEARA

LEARA

  • WpView
    Reads 270,509
  • WpVote
    Votes 10,520
  • WpPart
    Parts 56
WpMetadataReadComplete Sat, Mar 28, 2020
"Gue udah pernah bilang kan, jangan mainin bibir lo atau gue bener bener khilaf kali ini," bisik Lea tepat di telinga Rara. Dan boom wajah Rara seketika memanas merah padam, sialan Lea benar benar membuatnya gila. Setelah perasaan kecewa juga kesal yang di berikan sekarang perasaan senang yang ditorehkan. Setelahnya Lea manarik wajahnya dan "Jaketnya buat lo aja, siapa tau lo kangen sama gue lo bisa pake jaket gue." Melihat pipi merona gadis di depannya membuat Lea terkekeh. "Oh ya satu lagi, jangan pernah blushing di depan cowok lain. Karena gue ngga yakin iman mereka bisa sekuat gue buat ngga nyium pipi lo," Lea memang sialan setelah mengucapkan itu dia mengacak rambut Rara dan pergi ke lapangan indoor untuk melanjutkan bermain basket bersama temannya. "DASAR FAKBOI!" "HAHAHAHAHAHA OF COURSE I AM BABE!" Lea yang masih berjalan belum jauh dari Rara tergelak saat mendengar teriakan Rara untuknya. #1 Mine (2-04-20) DILARANG MEMPLAGIAT CERITA INI!! Semua orang punya karya jadi tolong hargai:)
All Rights Reserved
#683
mine
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rara & Reyhan (End)
  • Because I'm Stupid (End)
  • Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]
  • AFFAIR (Completed)
  • GALANG [SELESAI]
  • VIRAGO [END] ✔
  • MEKAR [✓]
  • My Beloved Enemy [Segera Terbit]
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]

FOLLOW SEBELUM MEMBACA ❗❗❗ Cerita sudah Ending!! Ternyata benar, cinta dapat membuat seseorang buta bahkan terbilang bodoh. Lihat saja Rara, berkali-kali menyatakan cintanya, berkali-kali pula ia ditolak. Menyerah? Ah mana mungkin! Bagi Rara, Rey adalah dunia nya. Mana bisa Rara hidup tanpa Rey meski hanya sehari saja. Dunia Rara akan hancur ketika Rey pergi, tapi bagi Rey, Rara hanya beban baginya. Setiap hari Rara akan menempel seperti prangko pada dirinya, menghindar? Mana bisa! Rara sudah seperti mata-mata bagi Rey. "Rey, mau gak jadi suami Rara?" "Gila Lo! Masih SMA bego!" "Jadi, kalo udah lulus Rey mau gitu jadi suami Rara?" "ENGGAK!" "Ngomong enggak nya biasa aja dong, Rara kan jadi makin cinta." "Ra kalo goblok, goblok aja deh. Jangan jadi gila juga." "Ck, jangan ngomong kaya gitu, gini-gini Rara jodoh Rey!" "Mimpi." "Iya, Rara emang lagi mimpi. Makanya Rey bantuin dong biar mimpi Rara jadi kenyataan." "Ogah!" "Judes banget sih sama Rara, padahal Rara kan cantik." "Kata siapa Lo cantik? Jelek gitu!" "Banyak loh yang bilang Rara cantik, cuma Rey doang yang bilang Rara jelek. Itu artinya Rey gak Mandang fisik, makannya Rara sukanya sama Rey." "Gila!" "Siapa yang gila? Rara?" "Gue! Gue yang gila Ra! Gue! Argh." ________ End : Jum'at, 03 Desember 2021 Jepara-Jawa Tengah. Indonesia 20.14 Cover by sellaselly12 Picture by pinterest Edit by Canva

More details
WpActionLinkContent Guidelines