Story cover for OUR DREAM - [EXOPINK] [END] by pokemonbertaring
OUR DREAM - [EXOPINK] [END]
  • WpView
    Reads 35,082
  • WpVote
    Votes 5,066
  • WpPart
    Parts 29
  • WpView
    Reads 35,082
  • WpVote
    Votes 5,066
  • WpPart
    Parts 29
Ongoing, First published Jun 07, 2017
Dua Belas siswa dan siswi terbaik di Kirin art School di persatukan untuk menjadi perwakilan sekolah dalam ajang tahunan yang akan mendebutkan sang juara apabila meraih juara pertama.

Namun bagaimana jika beberapa dari keduabelas siswa itu tidak ingin mengikuti lomba?
Ditambah masing masing mereka memiliki sifat yang menyebalkan ditambah ketidak pedulian?

Akankah mereka akan berjuang bersama?
All Rights Reserved
Sign up to add OUR DREAM - [EXOPINK] [END] to your library and receive updates
or
#2kyungjoo
Content Guidelines
You may also like
Don't Talk About Money by catheryn99
55 parts Complete
Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"
You may also like
Slide 1 of 10
Between Stage and Reality cover
Seonsaengnim [ChanBaek] cover
My Squishy [ChanBaek • Yaoi] cover
Primadona Sekolah | Woosan cover
Don't Talk About Money cover
Cowok keren vs Cewek galak (Hunsoo) cover
CIGARETTE cover
blooming days cover
ONLY YOU (BTSXGFRIEND) cover
Boys With The Girls cover

Between Stage and Reality

15 parts Complete

Sekolah seni, persahabatan, persaingan antarjurusan, luka batin remaja, pencarian jati diri, cinta pertama, tekanan keluarga, dan mimpi yang dipertanyakan. Di sekolah seni paling bergengsi, menjadi berbakat saja tidak cukup. Shinyu, Dohoon, Youngjae, Hanjin, Jihoon, dan Kyungmin datang dari jurusan berbeda. Dunia mereka tidak pernah bersinggungan-hingga sebuah proyek kolaborasi memaksa mereka bekerja sama. Namun, bukan hanya teknik seni yang diuji. Masalah pribadi mereka satu per satu terbongkar: persaingan tidak sehat, tekanan dari orang tua, luka masa lalu, dan cinta yang tak pernah diungkap. Sementara itu, dua gadis-Asa (sahabat dekat Kyungmin) dan Rami (kekasih Jihoon)-ikut terseret dalam konflik yang mengguncang kehidupan mereka. Mereka akan belajar bahwa panggung yang sebenarnya... adalah kehidupan itu sendiri.