Unspoken Word

Unspoken Word

  • WpView
    Reads 550
  • WpVote
    Votes 244
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 15, 2017
Kata-kata yang tak pernah terucap, tetapi yakin adanya suatu perasaan yang terselubung di dalam kalimat-kalimat tersebut. Ini aku. Dengan sejuta perasaanku. Sejuta kerinduan. Dan sejuta kekecewaan yang tak pernah terucap, kusimpan dalam-dalam. Walau terkadang, sekata 'maaf' kembali terdengar ditelinga untuk diucapkan. Percayalah, menutup luka yang sudah dibuat tidak semudah mengedipkan matamu, teman.
All Rights Reserved
#24
unspoken
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • N O R A [on going]
  • DERA and DEREX
  • Hanya Saja
  • ONE MAN✔
  • Coretan Kata Tanpa Rasa
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • xena✅(REVISI)
  • First Love And Last Love(✔)🔚
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • Sekumpulan Sajak yang Berkisah

nyatanya, semua itu hanya omong kosong. janji-janji, perhatian, dan kalimat-kalimat manis mu kala itu hanya sebuah kebohongan belaka. bodoh nya aku yang terlalu begitu percaya. perhatian mu semua aku anggap sebagai rasa sayang mu padaku, namun itu salah. aku hanya sebuah pelarian yang kamu singgahi. setelah kamu mendapatkan apa yang kamu cari, kamu pergi. tanpa kamu pikirkan bagaimana perasaan ku. tanpa kamu pedulikan bagaimana hancur nya diriku. tuan, seandainya kamu tau setulus dan sebesar apa perasaan ku padamu. seandainya kamu tau bagaimana usahaku untuk selalu bertahan dengan mu. namun, itu semua hanya seandainya. dan pada kenyataannya kamu tak pernah sadar akan hal itu. kenyataan ini begitu menyesakkan dada. hari-hari ku lewati dengan hati yang kehilangan akan sosok nya. hari-hari ku lewati dengan luka yang tak kunjung juga mereda. tuan, terimakasih. bagaimana pun aku tidak bisa menolak perpisahan. akan ku sudahi semua rasa sakit ini tuan. aku akan belajar melupakanmu, sebagaimana kamu melupakanku. karna aku percaya, kepergian mu merupakan sebagian dari rencana yang diatas. dan aku juga yakin, jika suatu saat aku akan di pertemukan dengan seseorang yang jauh lebih mengerti aku ketimbang kamu. **** Cover by : hunyoel

More details
WpActionLinkContent Guidelines