Gatari's Secret (One Shot)

Gatari's Secret (One Shot)

  • WpView
    Reads 584
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, Jun 8, 2017
Aidan Gilang Amzari. Orang bilang dia adalah manusia yang tak kenal takut. Siapapun yang mengganggunya akan ia hadapi. Ia bukan orang yang lemah. Akan tetapi,nobody perfect,right? Begitu pula Gilang,se kuat-kuat nya ia,se berani nya ia,ia akan berada dalam titik lemah hidupnya. Gatari Anastasya. Perempuan itu berhasil memporak-porandakan hidup Gilang. Perempuan itu juga yang membuat Gilang merasakan titik lemah kehidupannya selama ini. Note : beberapa kalimat menggunakan kata-kata kasar,dimohon tidak terbawa perasaan.
All Rights Reserved
#57
gilang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hurt Girl! (Completed)
  • ✔️Become The Main Character's Sister : Transmigration Story
  • Diaphanous: Debunk
  • ELGITA  (TERBIT)
  • When Two Hearts Collide
  • GIFA
  • MISTAKE [Terbit]
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • LOST SIGNAL
  • Tolong, Pulang

🚫PERINGATAN! CERITA INI MENGURAS EMOSI🚫 [TELAH TERBIT]✓ LENGKAP✓ Utamakan Follow sebelum baca😑 # Sasha sudah benar-benar kesal dengan tingkah bodoh nya Arsen, sehingga amarah nya yang sudah ia tahan sejak lama pun kini tidak bisa ia tahan lagi. "Kamu pilih aku atau perempuan jalang itu?" Tanya Sasha dengan nada suaranya yang sedikit tinggi. Seketika rahang Arsen mengeras saat mendengar kata jalang dari mulut Sasha. "JAGA MULUT KAMU!" Teriak Arsen seraya menunjuk kedepan wajah Sasha. Sasha tersenyum miring. Walau sebenarnya ia merasakan sesak didalam hatinya. "Dan asal lo tau, dia itu baik. Lebih baik dari pada lo!" Lanjut Arsen dengan tegas. Tubuh Sasha tiba-tiba mematung. Apa yang diucapkan Arsen benar-benar melukai hatinya. Karena Arsen telah membandingkan kekasihnya sendiri dengan wanita lain. "Dan satu lagi, dia itu bukan perempuan jalang!" Ucap Arsen. Sasha yang dari tadi hanya diam membisu, kini ia membuka suara. "Lalu, kalo dia bukan jalang apa? Perempuan yang gak punya hati kaya dia pantasnya disebut apa? Pelakor? Atau perebut kebahagiaan orang?" Tanya Sasha dengan nada suaranya yang meninggi. Plak. Arsen menampar pipi Sasha dengan keras. Sehingga Sasha pun merasakan panas dicampur rasa sakit dipipinya. Tubuhnya bergetar, air matanya menetes. Ia memegang pipinya yang memerah itu. Ia menatap Arsen lekat, ia benar-benar tidak percaya jika Arsen melakukan itu pada dirinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines