We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Everlasting Love : Agas & Alin

Everlasting Love : Agas & Alin

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, Jun 8, 2017
WpInfo
Fanfic
Fairy Tail
Ini mungkin cinta impian banyak orang. Dicintai seseorang selama belasan tahun. Disayangi oleh orang yang kau sayangi dan selalu ada disaat kamu membutuhkannya. Ini kisah cinta antara Agas dan Alin. Lebih tepatnya cinta terpendam Agas untuk Alin. Berawal dari sebuah janji, janji masa kecil yang mereka buat. Janji cinta lah yang membuat Agas enggan mengungkapkan rasa cintanya pada Alin. "Agas! Janji ya sama Alin.." ujar gadis kecil yang cantik dengan mahkota bunga diatas kepalanya. "Janji apa?" ujar balik bocah laki-laki disamping gadis kecil itu. "Agas harus terus jadi sahabat Alin.. Agas gak boleh ninggalin Alin sendirian.." ucap gadis kecil itu sambil mengangkat jari kelingkingnya. "Iya... Agas akan jadi sahabat Alin sampai kapanpun dan nggak akan ninggalin Alin" ujar bocah laki-laki itu membalas uluran jari kelingking sang gadis kecil. Mereka saling tersenyum masih dengan tangan yang bertautan. Mereka tak tahu jika janji yang mereka ikrarkan hari itu akan jadi bumerang untuk salah satu dari mereka. Yang terpendam tak akan selalu terpendam. Cinta yang selama ini Agas pendam nyatanya dapat dicium oleh orang lain. Karena cinta yang Agas miliki untuk Alin adalah cinta murni, cinta yang akan tetap harum meskipun ia pendam sedalam apapun. Cerita pertama semoga suka Like and comment ya..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • He is not My Best Friend (End)
  • Tentang Kita
  • Satu Langkah
  • It HURTS
  • Why ?
  • Is LOVE
  • DEVIAN [END]
  • Certainty [REVISI & TERBIT]
  • PESAN UNTUK RAYAN

Kata orang, persahabatan antara laki-laki dan perempuan tak semuanya berjalan mulus. Tahu kenapa? Ya, karena pasti akan terlibat sebuah perasaan. Perasaan yang entah itu hanya dimiliki satu orang saja, ibarat bertepuk sebelah tangan. Atau juga perasaan yang terbalas, istilahnya kedua-duanya memang memiliki rasa yang sama. Awalnya aku mengenyah hal tersebut, karena selama ini aku bisa hidup dengannya sejak kecil tanpa terlibat perasaan. Iya, itu pada saat aku masih menginjak kelas delapan sekolah menengah pertama. Waktu terus berjalan. Sampai pada akhirnya, perasaan yang ku genggam erat dan tak akan mungkin menyukai sahabatku sendiri, nyatanya pupus. Saat kelulusan kelas sembilan aku baru sadar. Kalau aku memiliki rasa sayang bahkan cinta pada sahabatku sendiri. Namun, sampai saat ini aku tidak tahu. Apakah kami memiliki rasa yang sama atau hanya aku yang memiliki rasa seperti itu? Jadi, apa ini akan berakhir cinta bertepuk sebelah tangan? Photo cover by pinterest. Created by me and don't copy my story!

More details
WpActionLinkContent Guidelines