Asyahky {Slow Update}

Asyahky {Slow Update}

  • WpView
    Reads 2,763
  • WpVote
    Votes 836
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 8, 2020
~SLOW UPDATE~ Mencintai seseorang yang belum tentu mencintaimu adalah sesuatu yang sulit, apalagi jika kau mencintainya dalam diam tanpa ada satu orangpun yang tau. Katakanlah yang sebenarnya sesuai dengan apa yang ada di hatimu. Jangan pernah membohongi perasaanmu sendiri, karena pada akhirnya kau akan menyesal. Jika kau benar-benar mencintainya, maka ungkapkanlah dan perjuangkanlah cinta itu. Tapi jika kau tak mencintainya, maka jangan pernah memberikan harapan lagi kepadanya. Aku berada diantara dua pilihan, bertahan tapi belum tentu mendapatkan atau melepaskan tapi tidak bisa merelakan.
All Rights Reserved
#145
penantian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Certainty [REVISI & TERBIT]
  • Mahligai Sunyi
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • Yang Tertinggal
  • FATE LOVE S2 •Sunsun•✓
  • Cempaka Terakhir ✔
  • Anugerah Patah Hati [COMPLETE] ✔
  • Dear Kamu : My One and Only Crush On My Life

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines