PROBLEMATIKA PAUL

PROBLEMATIKA PAUL

  • WpView
    LETTURE 269
  • WpVote
    Voti 33
  • WpPart
    Parti 4
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mer, giu 14, 2017
Sebuah cerita antara dua sahabat, Derek dan Paul. Selalu ada saja tingkah konyol yang dilakukan oleh mereka berdua ntah itu disekolah ataupun diluar sekolah, terutama Paul yang sering banget kena masalah dan kena sial. Paul jatuh cinta kepada seorang wanita yang tak lain adalah teman kelas nya, namun wanita tersebut sama sekali tidak menyukai paul. bagaimana kelanjutan kisah nya?? anda penasaran?? sama, saya juga.. yuk cekidot eits, sebelum nya please vote atau komen kalo ada saran biar saya semakin rajin update part berikut nya 😃
Tutti i diritti riservati
#592
receh
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • FIRST LOVE  [ END ]
  • Mrs. Comblang [Completed]
  • GILA in LOVE
  • Veerlant (REVISI)
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Paper Plane
  • Kelas A [End]
  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
  • Just A Feeling

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti