Story cover for Married With Enemy by IrmaUlhusna16
Married With Enemy
  • WpView
    Reads 37,691
  • WpVote
    Votes 2,006
  • WpPart
    Parts 17
  • WpView
    Reads 37,691
  • WpVote
    Votes 2,006
  • WpPart
    Parts 17
Ongoing, First published Jun 09, 2017
Kebencian tiba saja ada dalam diri Ali saat bertemu dengan Prilly pada saat pertama mereka bertemu di tempat kuliahnya Prilly. 

"Gua gak tau kenapa lo sebenci itu ama gua, seakan lo mengangap gua ini adalah musuh lo "


BAGAIMANA KISAH MEREKA ?? 

TERUS IKUTI DAN VOTE AND COMMENT CERITA AKU 


.
.
JANGAN SUKA MENJADI PEMBACA GELAP HARGAILAH SETIAP KARYA ORANG LAIN READERS😄😄

🏅#535-random 18 Des 2017
🏅#285-random 28 Des 2017
🏅#218-random 1 Januari 2018
🏅#217-random 5 Januari 2018
🏅#185-random 19 Januari 2018
All Rights Reserved
Sign up to add Married With Enemy to your library and receive updates
or
#27adinda
Content Guidelines
You may also like
Dia Bahagiaku by HalloTia
19 parts Complete
Prilly merebahkan dirinya di kasur yang sudah sepuluh tahun ia tinggalkan ke Amerika. Dia rindu bermain dengan Alan. Tetangga samping rumahnya yang dulu sering bermain dengan dia. Tapi, yang sebenarnya Prilly rindukan adalah kembaran Alan. Dari kecil, ia tidak pernah mau diajak main bersama. Sampai terakhir, dia ingin mengatakan iya menerima tawaran Prilly tapi dia urungkan karena tiba-tiba Alan datang. "Pril, ayo ke rumah Om Marafa."panggil Airi, bunda Prilly. "Wahh... Prilly makin cantik aja."Nura, mama Alan berkata ketika keluarga Prilly sampai di rumahnya. "Makasih tan."Prilly. "Prilly??"Alan berlari memeluk Prilly. "Hai Lan?" "Lho, anak kamu yang satunya mana?"Tanya Izama, ayah Prilly. "Dia jadi berandalan Za. Dia nggak pernah dengerin aku lagi."Marafa. Izama hanya mengangguk. Dia tahu, sebenarnya Rafa yang tidak pernah mendengarkan si kembar yang satu lagi. Memang benar, Prilly dekat dengan Alan tapi dia dekat dengan si kembar satunya. Anak itu sering menangis dipelukannya dan cerita kalau ayah dan bundanya selalu pilih kasih. Dia tidak sepintar Alan, dia tidak pernah bisa dibanggakan karena nakal dan selalu bikin ulah. Tapi Izama lebih menyukainya, karena dia memiliki skill beladiri yang tinggi, pendengaran dan penglihatannya sangat sensitive, Izama berencana menjadikan dia penerusnya di bidang sniper dalam satuan KOPASSUS. "Ali, kamu darimana?"Rafa mulai emosi. "Sekolah, Ali kan pakai seragam, ohh... atau ayah nggak pernah merhatiin Ali, basi."Ali hanya berdiri diam, tidak menoleh sama sekali. "Kok bajunya kotor gitu Li? Kamu berantem lagi?" "Apa peduli bunda sih? Anak kesayangan bunda Alan kan? Ali nomor terakhir, cuma sampah yang seharusnya dibuang."Ali berjalan ke kamarnya. Ini cerita pertamaku, tolong dibaca ya? kalau suka silahkan di vote, kalau ada kekurangan silahkan di coment, terimakasih semua.
Stay (Away) by hazelaice
64 parts Complete
⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b
Jodoh Yang Tidak Aku Duga  by NataliaAzka
58 parts Complete
Livia Alessandra Cahyani, gadis polos dan ceria yang selalu hidup dalam kasih sayang tak terbatas dari keluarganya, tiba-tiba harus menerima kenyataan pahit-dia dijodohkan dengan Renaya Thalia Cendana, seorang gadis dingin yang tertutup dan terkesan tak peduli dengan dunia di sekitarnya. Livia yang selalu merasa aman dalam pelukan orang tuanya, kini harus berjuang sendiri untuk mendapatkan perhatian dari Renaya yang selalu menjaga jarak. Renaya, meskipun di luar terlihat sempurna dengan segudang prestasi dan latar belakang keluarga yang mapan, sebenarnya adalah gadis yang merasa kesepian. Kedua orang tuanya sibuk, selalu meninggalkannya untuk bekerja, dan Renaya tumbuh dengan ketidakmampuan untuk menunjukkan kelembutannya. Ia terperangkap dalam dunia yang dingin, tak tahu bagaimana caranya membuka hatinya. Namun, perjodohan yang tak terduga ini memaksa mereka untuk saling mengenal-dalam ketegangan dan kebingungannya, Livia berusaha untuk mencairkan hati Renaya yang keras. Sementara Renaya, meskipun terkesan dingin dan tak tertarik, mulai merasakan sesuatu yang berbeda dalam dirinya. Akankah Livia bisa mengubah Renaya yang terlanjur terluka dan tertutup? Dan apakah Renaya akhirnya mampu membuka hatinya untuk menerima cinta yang tulus? Meskipun dipenuhi ketidakcocokan dan perasaan terpaksa, perjalanan mereka menuju cinta ternyata lebih rumit dari yang mereka bayangkan. Sebuah kisah tentang cinta yang dimulai dari perjodohan yang tak diinginkan, dimana dua dunia yang berbeda harus bersatu, melawan tekanan, rasa takut, dan ketakutan akan kehilangan. INFO! Cerita ini bergenre GL (Girls Love), jadi buat yang nggak nyaman, boleh skip ya! Semua isi cerita ini murni dari imajinasi aku sendiri. Kalau ada nama atau tempat yang mirip, itu bukan plagiat ya-bener-bener original dari otak kecilku.
You may also like
Slide 1 of 9
Dia Bahagiaku cover
OMBROPHOBIA cover
My Friends Is My Wife  cover
👻 Jejak Sang Hantu Misterius 👻 cover
BERBEDA  cover
Stay (Away) cover
LINE ~ Chanyeol cover
Love to Change Everything (PRIVATE-EDITING) cover
Jodoh Yang Tidak Aku Duga  cover

Dia Bahagiaku

19 parts Complete

Prilly merebahkan dirinya di kasur yang sudah sepuluh tahun ia tinggalkan ke Amerika. Dia rindu bermain dengan Alan. Tetangga samping rumahnya yang dulu sering bermain dengan dia. Tapi, yang sebenarnya Prilly rindukan adalah kembaran Alan. Dari kecil, ia tidak pernah mau diajak main bersama. Sampai terakhir, dia ingin mengatakan iya menerima tawaran Prilly tapi dia urungkan karena tiba-tiba Alan datang. "Pril, ayo ke rumah Om Marafa."panggil Airi, bunda Prilly. "Wahh... Prilly makin cantik aja."Nura, mama Alan berkata ketika keluarga Prilly sampai di rumahnya. "Makasih tan."Prilly. "Prilly??"Alan berlari memeluk Prilly. "Hai Lan?" "Lho, anak kamu yang satunya mana?"Tanya Izama, ayah Prilly. "Dia jadi berandalan Za. Dia nggak pernah dengerin aku lagi."Marafa. Izama hanya mengangguk. Dia tahu, sebenarnya Rafa yang tidak pernah mendengarkan si kembar yang satu lagi. Memang benar, Prilly dekat dengan Alan tapi dia dekat dengan si kembar satunya. Anak itu sering menangis dipelukannya dan cerita kalau ayah dan bundanya selalu pilih kasih. Dia tidak sepintar Alan, dia tidak pernah bisa dibanggakan karena nakal dan selalu bikin ulah. Tapi Izama lebih menyukainya, karena dia memiliki skill beladiri yang tinggi, pendengaran dan penglihatannya sangat sensitive, Izama berencana menjadikan dia penerusnya di bidang sniper dalam satuan KOPASSUS. "Ali, kamu darimana?"Rafa mulai emosi. "Sekolah, Ali kan pakai seragam, ohh... atau ayah nggak pernah merhatiin Ali, basi."Ali hanya berdiri diam, tidak menoleh sama sekali. "Kok bajunya kotor gitu Li? Kamu berantem lagi?" "Apa peduli bunda sih? Anak kesayangan bunda Alan kan? Ali nomor terakhir, cuma sampah yang seharusnya dibuang."Ali berjalan ke kamarnya. Ini cerita pertamaku, tolong dibaca ya? kalau suka silahkan di vote, kalau ada kekurangan silahkan di coment, terimakasih semua.