Joko
  • WpView
    Reads 633
  • WpVote
    Votes 93
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 2, 2017
Deskripsi: Joko, iya nama gue Joko. Gue adalah bocah yang inspiratif, gokil, dan pandai yang kesusahan untuk menjalankan hidup di dunia ini. Serba salah ini itu dan nggak ada yang bisa ngertiin gue. Sampai pada satu saat, gue ngerti gimana caranya nanganin semua itu. Note: Karangan berjudul Joko ini merupakan karangan pertama saya. Jadi jika anda para senior yang membaca ini, harap bisa memaklumi dan memberi komentar berdasarkan kepada hasilnya yang mungkin kurang memuaskan. cover by @kamubiru
All Rights Reserved
#3
selfstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Admire Or Love
  • Arsyilazka
  • BAD GIRL OR GOOD GIRL?
  • Kisah Sang Remaja (Revisi)
  • Never Again
  • Faktitius
  • Transmigrasi si bar-bar
  • My ice girl

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah

More details
WpActionLinkContent Guidelines