Penantian Berharga

Penantian Berharga

  • WpView
    Membaca 17,779
  • WpVote
    Vote 665
  • WpPart
    Bab 34
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Mar 28, 2019
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Menunggu hal yang tidak pasti adalah keahlian ku. Pergilah dan aku akan tetap menunggu mu."Amanda untuk Nichol "Aku tidak akan pergi aku hanya istirahat dengan semua masalah kita"Nichol untuk Amanda "Terima kasih pernah ada dan selalu ada" Iqbal dan Caitlin "Terima kasih pernah ada lalu tiada"Audi untuk Rayn "MAAF, hanya kata itu yang bisa aku katakan" Rayn untuk Audi "Maaf sudah membuat mu menunggu lama. Aku hanya takut untuk merasakan sakit yang keduakalinya. Jangan pergi karena aku mencintaimu"Gege untuk Aldy "Aku sudah lama berhenti bahkan sebelum kau sadar bahwa aku benar2 tulus sayang dan cinta tapi semua itu kau sia2kan. Terima kasih sudah mengajarkan aku apa arti menuggu dan berjuang sesungguhnya"Aldy untuk Gege
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#11
amanda
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • HALOALKANA
  • Kekasih Pilihan
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • Empty
  • Limerence
  • My Heart
  • ALSTARAN [END]
  • Maaf' (Revisi)
  • Inside You

Sosok Alda yang dingin selalu di hadapkan dengan Kana, cewek keras kepala dan sangat ambisius. Sampai mereka terlibat hubungan pekerjaan yang rumit. "Gue terlalu bego buat lo yang terlalu baik, Kana. Gue cowok pengecut yang nggak berani ngomong jujur ke lo. Gue tahu lo udah tersakiti, itu kenapa gue nggak mau lebih nyakitin lo. Satu hal yang sangat gue sesalin sekarang. Gue belum sempat ngomong, kalau gue mencintai lo Kana Agnesa." ~Alda Nugraha~ Kana terus memikirkan apa yang terjadi di dalam hidupnya, satu persatu sosok laki-laki yang ia sayang terus mengkhianatinya. Sampai ia menanamkan harapan penuh pada sosok Alda yang bahkan belum bisa menerima kehadirannya. Melepaskan orang yang berharga dalam hidup kita memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Menyembuhkan rasa sakit hati karena di khianati oleh orang yang kita sayang juga tidak semudah mengatakan ikhlas. Entah bagaimana Kana melanjutkan hidupnya setelah kepergian Alda. Apakah mereka akan dipertemukan kembali dikehidupan masa depan. Atau justru mereka perlahan akan saling melupakan.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan