Undersky With Our Memories

Undersky With Our Memories

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Jun 10, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Dibawah langit Indah ini Aku mencari sosok yang bisa membawa kehangatan disetiap deru nafas dan setiap sentuhannya membuat aliran darah ku berdesir dengan cepat. Sam dengan halnya kau yang tiba-tiba hadir dalam hidupku, Rasanya seperti memiliki matahari sendiri di dalam hidupmu. Oh tidak! Tatapan itu..... Berhentilah menatapku seperti itu Tidak kah kau sadari? bahwa Kau lah orang yang ku cari.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] When the Stars are Tired
  • Take A Break
  • MANAGER IDOL
  • APRIL
  • ...
  • Bintang Pemandu
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Full Of Scratches
  • ALTER EGO (TAMAT)

[TAMAT-LENGKAP] Vote dan komentar sangat diapresiasi😺 Di kota yang tidak pernah benar-benar tidur, di antara bangunan yang dibangun dari ambisi dan jalanan yang tak pernah mengizinkan langkah berhenti terlalu lama, ada dua jiwa yang terus berjalan bukan karena tahu arah, tetapi karena tak tahu bagaimana cara berhenti. Prawira Dirja Kartasasmita yang tumbuh terlalu cepat, terlalu sunyi, terlalu terbiasa membungkam isi hati demi memenuhi ekspektasi. Hidup dalam dunia yang menuntut ketegasan tanpa jeda, di mana keberhasilan adalah mata uang, dan kelembutan dianggap kelemahan. Bukti nyata bahkan jiwa yang paling terlatih pun, pada akhirnya, bisa lelah juga. Rania Dwijaswari Atmadja yang dibesarkan dengan cinta dan tawa keluarga. Anak tunggal yang belajar menjadi dewasa sebelum waktunya, tetapi sering lupa bertanya apakah dirinya baik-baik saja. Di balik senyumnya tersimpan pertanyaan sederhana: akankah ia menemukan dirinya lagi jika terlalu lama beristirahat? Dalam perjalanan panjang yang penuh kebetulan untuk mencari tempat rehat dari kungkungan ekspektasi, akankah dua jiwa ini menemukan alasan untuk tetap duduk, ataukah pintu untuk pergi terasa lebih mudah untuk dijalani? #2 di Romansa (30 Juli 2025)

More details
WpActionLinkContent Guidelines