Dinda (Arfan) -End-

Dinda (Arfan) -End-

  • WpView
    Leituras 9,593
  • WpVote
    Votos 678
  • WpPart
    Capítulos 28
WpMetadataReadConcluída seg, jul 24, 2017
WpInfo
Ficção
Romance
Gendre: Romance [Baca aja siapa tau suka]☆☆☆☆☆ Dinda mencintai bulan ramadhan layaknya dia mencintai Arfan. Arfan adalah laki laki yang terlalu pintar untuk menyembunyikan sesuatu kepada semua orang, namun dia tidak dapat menyembunyikan perasaannya kepada Dinda. Namun dia harus menahan seluruh egonya untuk mengungkapkan perasaanya terhadap Dinda, kalau dia tidak ingin menyakiti perasaan gadis itu. Bagaimanakah kisah mereka harus berakhir? Akankah ego dipikiran mereka dapat membawa akhir bahagia atau sebaliknya? *SUDAH TAMAT, SILAKAN DI BACA SAJA*
Todos os Direitos Reservados
#63
novelet
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Infinity [RE-POST]
  • Best Friend Zone✅✅
  • AKSARA (TAMAT)
  • Between Us
  • Ragashka [END]
  • Zayyan & Dinda - Season 2
  • AKSAFA (End)
  • Anggara ✔
  • ARSHAKA (END)
  • ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\

[SUDAH DITERBITKAN OLEH GRASINDO] Jujur saja, saat di balkon tadi Bani sama sekali tidak membalas pelukan Dinda. Bukan karena dirinya yang tidak mau memeluk Dinda, karena percayalah, sejak awal Bani dan Dinda duduk bersisian di balkon, satu-satunya hal yang ingin Bani lakukan adalah menarik Dinda ke dalam pelukannya. Meskipun memang alasan utama Bani ingin memeluk Dinda adalah karena sweater hitam milik bundanya yang dikenakan Dinda menguarkan wangi tubuh bunda. Seolah dengan memeluk Dinda, Bani seperti sedang memeluk kembali bundanya. Tetapi Bani tidak melakukannya. Alasannya hanya satu. Karena Bani takut ketika dia sudah memeluk Dinda, dia tidak ingin lagi melepaskannya. €€€ {Judul Awal▶️ The Badboy's Keeper} [Warning: Banyak berisi umpatan-umpatan kasar di dalamnya. Jika tidak berkenan mohon tidak usah dibaca karena saya sudah peringati lebih dulu. Kata-kata tersebut tentu bukan untuk dijadikan contoh melainkan hanya untuk kepentingan cerita, jadi tolong berpikirlah yang bijak ya!]

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo