The Freak love [HIATUS]

The Freak love [HIATUS]

  • WpView
    Reads 239
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 7, 2017
Cerita ini mengisahkan tentang penyakit amnesia chelsy yang aneh, mantan chelsy, sikap ghibran, dan banyak lagi.... Enggak real tentang perjodohan doang. Atau sebuah taruhan seorang ghibran. Jadi bakalan ada rahasia-rahasia yang aneh dicerita ini. Jadi kalian harus baca semua part kalo mau tau penjelasannya. Jangan nge judge cerita aku dari prolog yah... Soalnya aku gk terlalu handal bikin prolog. Salam Chelsy seorang trouble maker Ghibran seorang badboy
All Rights Reserved
#4
chelsy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)
  • Boys Around Her (Telah Terbit)✔
  • AFIKA [ END✔ ]
  • dijodohkan paksa dengan musuh(On Going)
  • How to Survive
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • MY BAD HUSBAND ✓ (E N D)
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Complicated
  • ALSTARAN [END]

Beberapa detik tatapan mereka beradu. Athur menajamkan tatapan saat Milla terus menatap matanya. "Jangan berani tatap gue!" "Kenapa? Mata lo sakit?" Bukan mundur. Milla malah semakin maju. "Jangan lihat mata gue!" tegas Athur memalingkan wajah. "Oo jadi lo itu sakit mata? Atau mata lo ada beleknya ya? Dih jorok." "Diam!" Milla tersenyum menantang. Ia pindah posisi di depan Athur sehingga cewek itu semakin leluasa menatap mata Athur. Milla mempertajam penglihatan. Ia penasaran, memang ada apa di mata Athur. "Mata lo baik-baik aja. Gak merah tuh," ucapnya bak seorang dokter spesialis mata. Athur menunduk menatap mata Milla penuh amarah. "Minggir." Satu kata keluar penuh penekanan. Bukan Milla jika segera mundur saat ada hal yang menyenangkan. Milla malah semakin maju dan menatap mata beriris hitam pekat itu. "Jangan-jangan mata lo katarak ya. Atau malah mata lo punya virus menular jadi orang lain gak boleh lihat mata lo," ucap Milla bernada berlebihan. Sampai-sampai ia membelalakan mata, membuka mulut serta meletakkan kedua tangan di pipi. Emosi yang sejak tadi Athur kendalikan kini sudah di ujung tanduk. Baru kali ini ada orang yang berani menatap matanya. Bahkan sedekat ini. Apalagi baru kali ini kata-kata dingin Athur tidak mempan. Saat semua orang menunduk ketika Athur mengedarkan pandangan. Milla berbeda. Saat semua orang takut untuk berbicara dengan Athur. Milla berbeda. Dan saat semua orang diam ketika Athur berbicara. Milla berbeda. Tatapan Athur lurus pada mata Milla. "Gue akan buat lo nyesel berani tatap mata gue!" tegasnya bernada mengancam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines