DELUSI

DELUSI

  • WpView
    Reads 385
  • WpVote
    Votes 71
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Sun, Jun 11, 2017
"Kenapa harus ada yang namanya perpisahan?" Tanyaku membuka suara. "Perpisahan itu memang harus ada, kalau enggak manusia mungkin aja sama sekali gak menghargai yang namanya kebersamaan, dan dengan perpisahan juga mengajarkan pada kita bahwa sangat baik bila kita menghargai waktu dan juga mempelajari tentang arti merelakan." Jelasnya panjang. Aku menyukai Andra, dia selalu bisa menjawab apa yang kutanyakan, mulai dari rumus phytagoras, trigonometri maupun hal-hal mengenai hidup. Caranya menjelaskan dengan tenang dan santai selalu membuatku berkali-kali jatuh pada sosok yang sama; yaitu dia. Copyright by mitanz
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • best friend and twilight
  • A L S A
  • Perjodohan (Zeesha)
  • "Tanggung Jawab"
  • INDANA  Davrenya
  • Onty, I love you!
  • Our Trully Happiness

"Ami, liat senjanya cantik banget" "iya ran cantik" "tapi sayang nya ga abadi ya" "di dunia ini gak ada yang abadi Ranya..., semua akan musnah pada waktunya" "mi? kita akan tetap seperti ini kan? kita ga bakal pisah kan?" ami seketika terdiam mendengar pertanyaan sahabatnya itu, ia bingung meski sebenarnya ia tau jika setiap pertemuan pasti ada perpisahan tapi entah mengapa hatinya egois dan ingin menyangkal ═━═━═━═━═━═━═━═━═━═─═━═─═━═━═━ "apakah kita akan seperti senja?" "atau tidak ada kata kembali dan hanya akan mengukir kenangan semata?" "aku benci pikiran ku!" "aku benci mimpi buruk ku!" "dan aku benci semua hal yang mengenai tentang ku!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines