Clandestine (HIATUS)

Clandestine (HIATUS)

  • WpView
    Reads 4,761
  • WpVote
    Votes 684
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 18, 2018
Hidup Ayesha Hanin Assyifa perlahan berubah semenjak insiden ia diminta menjadi pacar dari cowok asing di depan gerbang sekolahnya. Kehidupan Ayesha yang semula tenang-tenang saja, kini menjadi asdfg. Ayesha yang notabene-nya merupakan pengagum rahasia Akhsan Rafael Perwira, abang kedua dari Fariz Karel Perwira, teman bertengkarnya di sekolah, tidak menyangka bahwa cowok asing itu ialah abang tertua dari Rafael dan Karel. Terdengar ribet dan berbelit, memang. Tetapi lupakanlah masalah ribet itu, karena yang paling penting adalah kasihanilah Ayesha yang kepalanya sudah di ambang pecah. Tiga saudara. Dengan tiga watak dan tiga keajaiban yang berbeda. Tiga takdir yang berbeda, serta tiga rahasia yang berbeda pula. Tanpa Ayesha sadar, insiden itulah yang menjadi awal kisah kasih yang penuh warna. Awal dari pengkhianatan, pengorbanan, hingga pelajaran tentang hidup yang takkan ada habisnya. Mampukah ia menjalaninya? *** Selamat datang di kisah Ayesha si baperan, Auzan yang sok asik, Rafa si kalem, dan Karel yang menyebalkan. Happy reading!
All Rights Reserved
#10
clandestine
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kasat Rasa [Ongoing]
  • Rasa yang disembunyikan
  • RAISA
  • DALAM DIAMKU ADA CINTANYA {END}
  • HAMA [COMPLETED]
  • Just You
  • A.A.R [Completed]
  • BADAI CAMILLA [COMPLETED]
  • Cool Ketos💣[End -- Sudah Terbit]

Keduanya sama-sama tertawa ketika suasana perlahan mencair. Juwita yang mulai membuka diri kini kembali melontarkan pertanyaan acak yang Ia sesali setelahnya. "Kamu kalo kesini sama siapa, raf ? Pacar ?" Raut lelaki itu tiba-tiba berubah. Tatapan matanya berpendar kearah lain, menyembunyikan cemas yang tersirat di balik jawabannya yang santai. "Pacar saya lagi gga di sini, Rei. Dan dia bukan anak tongkrongan kayak kita." Tanpa sadar gadis itu menahan nafasnya sendiri, belum siap dengan jawaban yang diterimanya. "Oh, gitu. Udah lama LDR-nya ?" Juwita bertanya lagi dengan wajah ingin tahu, walau kenyataannya justru sebaliknya. Sebab menurutnya akan aneh ketika topik itu hanya berhenti sampai di situ saja. "Sejak lulus kuliah. Dua bulan yang lalu. Dia sekarang lagi lanjutin S2 di Jakarta." "Wowww,,,hebat ya dia masih semangat untuk kuliah. Limitted edition tuh cewek kayak gitu. Kamu beruntung, raf." Lelaki itu hanya menjawabnya dengan senyuman tipis. Kepalanya menunduk, menyembunyikan wajahnya dari Juwita yang sedang menatapnya nanar. Setelahnya, obrolan itu terjeda beberapa saat. Keduanya kembali sibuk dengan isi kepala masing-masing. Juwita yang merasa bersalah karena telah menghadirkan pembahasan yang berat, juga Asraf yang kini sedang mengabaikan kenyataan yang membuat suasana kembali hening. "Kayaknya salah banget ya kita baru ketemu sekarang ?" Rasanya seperti ada sebuah kekuatan besar yang menyerap habis suara-suara di sekitar mereka. Heningnya terasa mencekam ketika hanya ada suara Asraf dan debar jantungnya di sana. Pertanyaan Asraf tadi menggaung di telinga, menimbulkan rasa perih yang tidak seharusnya ada. Untuk apa Ia merasa kecewa ketika tahu bahwa Asraf ternyata sudah punya pacar ? Bukankah mereka tidak pernah memiliki hubungan yang spesial sebelumnya ?

More details
WpActionLinkContent Guidelines