Poetry

Poetry

  • WpView
    Reads 718
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 23, 2019
Tidak, aku tidak menikmatinya. Aku hanya terperangkap dalam jeratan yang terus saja menghantui. Aku merindu, tapi juga membenci.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SYAIR
  • • KECEWA ~
  • Dia Semesta
  • PROSA
  • 1000 Syair Puisi Jalanan
  • Kau Puisi
  • KONSEKUENSI HATI
  • ROMANSA KATA
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
SYAIR

"Telah kutulis di gelap dan terang, saat tangis dan tawa datang berperang, syairku lahir dari hati yang bengang, mengurai rasa dalam diam yang panjang. Saat marah membakar dada, atau cinta merayu jiwa, kutemui kata tanpa jeda, menjadi puisi yang apa adanya." Enggar Agni

More details
WpActionLinkContent Guidelines