DIRAKA

DIRAKA

  • WpView
    Reads 99
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 15, 2017
*** Bel pulang berbunyi. Seluruh murid SMA Kusuma pun mulai berhamburan keluar untuk pulang kerumahnya masing-masing. Tak ketinggalan Andira dan Neta juga keluar dari sekolah berjalan bersisian. "Pangeran gue sakit apa ya?" tanya Neta kepada dirinya sendiri. "Jibang gue dengernya" kata Andira sembari memutar bola matanya malas. "Denger apa?" "Pangeran pangeran" kata Andira mengejek,"Bisa ga sih lo normal dikit?" tambah Andira. "Jadi lo bilang gue ga normal?" Neta berkacak pinggang, kesal. "Ya habisnya lo sih aneh, haha" "Jangan bilang lo cemburu" Sekejap Andira menoleh kearah Neta seraya bersidekap di dada. "Sekali lagi coba" "LO! C-E-M-B-U-R-U" ***
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LO$ER = LO♥️ER
    LO$ER = LO♥️ER
    "Kamu tahu sendiri Dava kalo aku cinta kamu bukan kak Andra." Lirih Anara mengungkap Isi hatinya untuk kesekian kalinya. "Dan Lo juga tau sendiri kalo gue gak cinta sama Lo! Gue disini cuma membalaskan dendam gue." Anara menahan nafasnya, seketika dadanya nyeri setelah Dava mengatakan apa yang ia rasa. Dava beranjak duduk menatap Anara dengan pandangan yang sulit diartikan. "Apa segini cukup Dav untuk balas semua dendam kamu?" Tanya Anara membeo, dirinya memalingkan wajahnya. "Kamu selalu berhasil bikin aku hancur!" Gadis itu berbalik pergi meninggalkan Dava yang masih bergeming di tempatnya. Lelaki itu duduk memandang pintu dimana Anara menghilang dari pandanganya. Senyum tipis Dava terbit tampak terlihat menyayat hati siapapun yang melihatnya. "Sampai kapanpun Lo gak akan pernah bisa gue miliki Anara. Bahkan disaat gue juga cinta sama Lo. Karena gue hanya akan selalu menjadi pecundang."
    WpPart
    Dancing for the Star [TAMAT]
    Dancing for the Star [TAMAT]
    Adara, seorang gadis berusia 15 tahun, merasa bahwa dirinya buruk rupa, apalagi ketika orang-orang membandingkannya dengan Ananda, abangnya yang merupakan cowok pintar, tampan, dan rajin. Adara merasa bahwa abangnya sempurna, tidak seperti dirinya. Adara sering merasa minder dan insecure karena merasa tidak punya hal yang bisa dibanggakan, kecuali menari. Adara suka menari, tetapi ia tidak percaya diri jika harus menari di depan banyak orang. Ia merasa malu pada penampilan fisiknya yang menurutnya tidak menarik. Suatu waktu, ada lomba menari yang diadakan oleh SMA tempat Adara bersekolah. Marvelo, sahabat Adara, sangat mendukung Adara untuk mengikuti lomba tersebut. Tadinya Adara tidak mau mengikuti lomba tersebut karena tidak percaya diri, tetapi suatu kejadian besar menyangkut Marvelo membuat Adara mau mengikuti lomba tersebut meskipun dirinya masih sering minder dan sulit untuk percaya diri. Apakah Adara bisa melawan rasa takutnya untuk tampil percaya diri? Adara berharap ia bisa keluar dari rasa takutnya dan bisa memandang dunia dengan percaya diri. *Naskah ini diikutsertakan dalam dalam Writing Marathon Seluna
    WpPart
    Complete
  • ice bear kesayangan
    ice bear kesayangan
    "Dika tunggu" ucap gadis lugu berbadan mungil yang memiliki mata sipit menghampiri cowok yang sudah lama ini dia incar. "Nih sarapan buat Dika, sila sendiri loh yang masak khusus buat dika" memberikan kotak bekal yang bergambar beruang. Tanpa menunggu lama Andika mengambil kotak bekal yang ada di tangan frisila "Nih buat loh pasti loh belum makan kan" ucap Andika tanpa rasa bersalahnya memberikan kotak bekal kepada Alexa. Frisila sangat terkejut dengan tingkah Andika "kenpa Dika kasih kasih makanan dika ke cewe lain" ucap frisila kesal "Kenapa loh gak suka gue kasih ke orang lain, lagian gue juga sudah berbaik hati menerima pemberian loh, yah gue makan atau gak juga suka suka gue kan" ucap Andika membentaknya dan memasang tatapan sinis kepada frisila. Frisila yang diperlukan seperti ini sangat sakit hati perlahan air matanya mulai membasahi pipinya, nyalinya menciut dan tak berani memandang mata elangnya Andika Andika yang melihat frisila menangis sama sekali tidak memperdulikannya "air mata loh gak mempan buat luluhin hati gue" ucapnya dan pergi meninggalkan frisila yang tengah menangis di pojok lorong kelasnya Akankah frisila bisa menaklukkan hati cowok yang sekeras es batu ? Yuk mampir ke cerita novel ice bear kesayangan gak kalah seru loh denger cerita bad boy story'🤗😚😚
    WpPart
    Complete
    𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
    𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
    𝗦𝗨𝗗𝗔𝗛 𝗠𝗘𝗟𝗔𝗟𝗨𝗜 𝗧𝗔𝗛𝗔𝗣 𝗥𝗘𝗩𝗜𝗦𝗜 ᴅᴇsᴋʀɪᴘsɪ ᴄᴇʀɪᴛᴀ ᴛᴇʟᴀʜ ᴅɪᴜʙᴀʜ. 𝘙𝘦𝘷𝘢𝘯𝘥𝘳𝘢 𝘑𝘰𝘷𝘢𝘯𝘰 𝘈𝘣𝘳𝘢𝘩𝘢𝘮, laki-laki yang masih duduk dibangku SMA. Menjadi korban broken home kedua orangtuanya, membuat dirinya terus menerus terpuruk. Kebebasan yang ia pilih mengakibatkan dirinya menjadi salah arah sehingga ia kehilangan dirinya sendiri. Suatu kejadian yang tidak pernah ia pikirkan di dalam hidupnya telah terjadi, hal ini membuatnya semakin terpuruk dalam bayangan masa lalu. Entah kapan semuanya akan berlalu. 𝘈𝘳𝘨𝘪𝘰 𝘈𝘭 𝘉𝘢𝘳𝘢𝘬, teman Andra sejak kecil. Tidak mau melihat temannya semakin salah arah, Gio berusaha dengan berbagai cara untuk meluluhkan hati Andra untuk mau berubah. Akan tetapi siapa sangka, di balik Gio dengan kepribadian yang tidak terlalu terbuka, namun selalu terlihat baik-baik saja itu justru menyimpan sebuah rahasia bertahun-tahun yang bahkan Andra saja tidak mengetahuinya. Semua terbongkar, Andra merasa menyesal dan merasa bersalah setelah menyadari apa yang selama ini dipendam teman baiknya itu, setelah Andra akhirnya mengambil keputusan untuk hidupnya ke depan. Bagaimana Gio meluluhkan hati Andra? Apakah akan berhasil? Dan rahasia apa yang sebenarnya Gio sembunyikan? Lalu keputusan macam apa yang pada akhirnya Andra ambil? Mari simak alur ceritanya hingga akhir!
    WpPart
    Complete
  • Belia & Keandra (END)
    Belia & Keandra (END)
    Selamat membaca, jangan lupa follow sebelum membaca🤗 Note: Baca hingga selesai jangan skip ya😁 𝓓𝓸𝓷❜𝓽 𝓬𝓸𝓹𝔂 𝓶𝔂 𝓼𝓽𝓸𝓻𝔂 ~~~~ "Gausah ngelak lo! dasar pembawa sial! gara-gara lo persahabatan gue sama Wildan retak" Keandra menendang dan mengacak meja dan bangku kelas yang baru saja ditata oleh Belia. "STOP Keandra! aku udah capek beresin ini semua. Kenapa kamu malah acak-acakin" Belia mencoba menghentikan Keandra. "Kemarin-kemarin aku masih bisa diam atas semua yang kamu lakuin ke aku. Kali ini engga Ndra! aku masih punya harga diri!" Isak Belia. "Mentang-mentang lo udah good looking jadi berani sama gue? gitu?" Keandra maju menghimpit tubuh Belia hingga menabrak tembok kelas. Dicekiknya leher Belia sangat erat. "Lo harus mati sekarang!" Ujar Keandra sambil tertawa. "Setelah lo mati, populasi orang miskin berkurang hahaha" Belia mencoba mengatur nafasnya yang tercekat. Dirinya benar-benar sesak karena dicekik oleh tangan Keandra dengan cukup kencang. "Ak-u ikhl-as Ndra, kalau kam-u ma-u bu-nuh a-ku se-karang. A-ku si-ap" Belia menatap Keandra sambil tersenyum. "Dasar cewek bodoh! miskin udik! kenapa lo cinta sama gue hah!" Belia menggelengkan kepalanya pertanda ia tidak mempunyai alasan mencintai Keandra. Ya rasa itu datang begitu saja. "Hm kayanya gue ga puas kalau sekedar cekik lo. Lo harus terima akibatnya karena udah provokasi Wildan sampe keluar dari Darghost!" Keandra mengambil pisau lipatnya. Entah sadar atau tidak Keandra menusukan pisau itu ke perut Belia. "Aw-h ma-ma pa-pa akhirnya ak-u menyus-ul ka-lian.." Belia terkapar dengan darah yang lumayan banyak. ~~~ Warning⛔ Dilarang plagiat🗡️ Yuk baca👇 kalau ga suka tinggalin ajah ( '◡‿ゝ◡') Mohon maaf apabila ada kesamaan nama tokoh, tempat ataupun alur karena itu asli pemikiran saya sendiri. ♥╣[-_-]╠♥ # 9 in angan |30-12-21| # 1 in belia |30-12-21| # 1 in rintihanhati |30-12-21| # 1 in keandra |30-12-21| # 3 in sint
    WpPart
    Complete
    Milka's Destiny {On Going} Belum Di REVISI
    Milka's Destiny {On Going} Belum Di REVISI
    Andra semakin menggenggam erat tangan Milka. "Please, bertahan Mil. Kamu harus kuat hiks... hiks.." Air matanya jatuh mengenai tangan Milka. Milka hanya tersenyum. Senyum yang memancarkan kepedihan. "Ish Ndra. Kam-kamu jangan nangis dong." Tanganya terangkat untuk menyeka air mata Andra dengan sisa tenaga yang ia punya. "Aku punya 1 permintaan." Andra menggeleng, tanda tidak setuju atas akan permintaan apapun yg Milka minta. "Aku bakal tetep minta ini ndra. Dan kamu harus penuhi. Kamu janji sama aku." Andra tetap menggeleng. Ucapan Milka seakan dirinya ingin memberitaukan permintaan terakhirnya. Tidak! "Aku anggep kamu setuju. Aku tau keadaan dia ndra. Aku akan be-" *PENASARAN? LANJUT BACA AJA!
    WpPart
    Complete
  • Kamu
    Kamu
    "lo denger nggk?" kata cowok asing yang menoleh ke arah Kayla. "denger apaan?" "lo nggk denger? suaranya kayak dug... dug.. dug.." "eh enggk, gue nggek denger" "masa sih, perasaan kenceng banget suaranya" "mampus gue itu kan suara jantung gue yang nggak karuan gara-gara cowok asing tiba-tiba noleh ke arah gue" batin Kayla. cowok itu dengan wajah yang bingung masih mencari sumber suara yang tadi ia dengar. "eh tunggu kok suaranya makin kenceng, masa lo masih nggk denger?" "gue nggk denger tau" "dasar budeg" "apa kata lo,lo itu ya baru kete..." tiba-tiba cowok itu mendekatkan jarinya ke bibir kayla,seketika itu Kayla langsung syok, gugup, dan merasa nggk karu-karuan. sebab ia melihat dengan dekat cowok itu sangat tampan, lensa mata kecoklatan, hidung yang mancung, bibir yang seksi, dan kulit yang begitu putih bersih. Saat itu ia ingin sekali mengetahui nama cowok tersebut tapi belum juga ngelanjutin khayalannya kayla langsung dibuat kaget oleh suara berat cowok. "eh jadi elo yang buny.." PLAK.... Tanpa sadar Kayla langsung menampar cowok itu, hingga membuat cowok menjadi bingung, sementara Kayla sedang salah tingkah, dia refleks menampar tu cowok sangking gugupnya ia langsung kabur meninggalkan tu cowok. "woi dasar cewek gila, awas lo ya kalo ketemu lagi" cowok itu teriak dengan keras sambil marah-marah gak karuan. But dalam hatinya sebenarnya ia ingin mengetahui nama tu cewek, sebab baru kali ini ia langsung ngeh pada seorang cewek yang baru ia kenal. ........................................... OKE DEH GUYS SOALNYA AKU MASIH BARU DALAM MENULIS DI SINI, MOHON DUKUNGANNYA YA, DAN SEMOGA KALIAN LANGSUNG SUKA SAMA PERCOBAAN KU YANG PERTAMA INI. SALAM KENAL YA SIKANCILANAKNAKAL.
    WpPart
    Complete
    Rieril
    Rieril
    Menyadari keberadaan Eril, Eyra buru-buru mengusap wajahnya. Eyra kembali menoleh, kini dengan senyum manisnya seakan tidak terjadi apa-apa. "Ngapain?" Tanya Eril yang dijawab gelengan ringan dari Eyra. Eril ikut duduk di samping Eyra "ketahuan banget." Ujarnya lalu menarik Eyra ke dekapannya. "Eril Apa-apaan sih?" Kesal Eyra berusaha melepaskan diri. Bukannya melepaskan, Eril malah semakin mengeratkan pelukannya. "Udah, nangis aja gak ada yang liat juga." Mendengar itu Eyra berdecak "ngapain sih, dateng-dateng malah nyuruh nangis" katanya, kali ini sudah tidak ada penolakan di dalam dekapan Eril. "Gue gak tau masalah lo apa, tapi gue bisa ngerti lo ada masalah" ujarnya menepuk-nepuk bahu Eyra. "Gak usah ngejawab!" Tanpa diminta lagi, tangis Eyra pecah. Eyra menangis bersandar di dada Eril. Gak usah ngira ngira, kisahnya gak semenyedihkan itu kok. Penasaran kelanjutannya? Yok! Ikuti kisah satu ini!
    WpPart
    Complete
  • ANDRA
    ANDRA
    ‼️FOLLOW SEBELUM BACA‼️ Bocah itu berdiri gemetar di sudut kamar, kedua tangannya menggenggam kertas ulangan yang kusut. Angka merah di sudut kertas itu terasa lebih menusuk dibanding pukulan yang baru saja mendarat di pipinya. Tangisnya tertahan, tapi tubuh kecilnya tak mampu berhenti bergetar. "DASAR ANAK GAK TAU DIRI! BODOH! MAU JADI APA KAMU NANTI?! HAH!?!" Suara lantang itu terdengar seperti gemuruh yang menyesakkan dadanya. Ia hanya bisa menunduk, berusaha menahan isak yang hampir pecah. Matanya menatap lantai yang kini terasa jauh lebih ramah dibandingkan tatapan penuh amarah yang ia terima. Hatinya memanggil-manggil nama yang tak akan pernah menjawab lagi. Mama... tolong Andra... Tapi tak ada yang datang. Tak ada lagi pelukan hangat yang dulu selalu melindunginya. Tak ada lagi suara lembut yang membisikkan, "Nggak apa-apa, Sayang. Mama bangga sama Andra." Yang tersisa hanyalah luka dan dinding dingin yang menjadi saksi bisu penderitaannya. Ia memejamkan mata, berharap semuanya hanya mimpi buruk. Tapi rasa perih di pipi dan gemetar di tubuhnya mengingatkan bahwa ini adalah kenyataan. Dan kenyataan itu terlalu kejam untuk anak sekecil dia. Ikutin terus cerita "ANDRA" Happy reading Have a nice day;) Start:22 Desember 2024 End: Cover by:@nand_gallery ‼️JIKA ADA KESAMAAN NAMA TOKOH, KATA/KALIMAT MOHON DIMAAFKAN, TIDAK DISENGAJA DAN TIDAK ADA UNSUR PENJIPLAKAN‼️
    WpPart
    RAVENDRA
    RAVENDRA
    Kakak, Adik saling suka yang tidak akan pernah bersatu. Gue egois, gue cuma mau kakak gue sendiri jadi milik gue. Hhha gak masuk akal kan? Tapi mau gimana? Melihat senyumnya aja bikin gue bahagia. Gue juga sadar kok kalo dia kakak gue, gue tau itu dan gak seharusnya gue ada rasa sama kakak gue sendiri. Dulu hidup gue sangat sulit, di fase gue suka sama kakak gue sendiri tuh gak mudah. Kakak gue pacaran, gue cemburu. Tapi apa yang gue bisa lakuin? Dia kakak gue, dan gak akan bisa jadi milik gue. Tetapi setelah gue memulai kehidupan gue yang baru ... Gue jadi lebih merasa bahagia. Semenjak gue memulai kehidupan gue yang baru, gue gak ada lagi rasa suka ke kakak gue. Setelah beberapa tahun gue memulai kehidupan gue yang baru, ada seorang perempuan yang ngerubah semua sikap buruk gue. Dia juga yang bikin gue gak ada rasa suka ke kakak. Dari situ, gue mempunyai keluarga kecil. _Ravendra Putra Mahendra _ ____________________________________________ ⚠️ WARNING ⚠️ Mengandung bahasa kasar Mengandung kekerasan Mengandung tawuran _____________________________ ⚠️HARAP BIJAK DALAM MEMBACA⚠️
    WpPart
    Complete
  • LO$ER = LO♥️ER
  • Dancing for the Star [TAMAT]
  • ice bear kesayangan
  • 𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
  • Belia & Keandra (END)
  • Milka's Destiny {On Going} Belum Di REVISI
  • Kamu
  • Rieril
  • ANDRA
  • RAVENDRA

LO$ER = LO♥️ER

"Kamu tahu sendiri Dava kalo aku cinta kamu bukan kak Andra." Lirih Anara mengungkap Isi hatinya untuk kesekian kalinya. "Dan Lo juga tau sendiri kalo gue gak cinta sama Lo! Gue disini cuma membalaskan dendam gue." Anara menahan nafasnya, seketika dadanya nyeri setelah Dava mengatakan apa yang ia rasa. Dava beranjak duduk menatap Anara dengan pandangan yang sulit diartikan. "Apa segini cukup Dav untuk balas semua dendam kamu?" Tanya Anara membeo, dirinya memalingkan wajahnya. "Kamu selalu berhasil bikin aku hancur!" Gadis itu berbalik pergi meninggalkan Dava yang masih bergeming di tempatnya. Lelaki itu duduk memandang pintu dimana Anara menghilang dari pandanganya. Senyum tipis Dava terbit tampak terlihat menyayat hati siapapun yang melihatnya. "Sampai kapanpun Lo gak akan pernah bisa gue miliki Anara. Bahkan disaat gue juga cinta sama Lo. Karena gue hanya akan selalu menjadi pecundang."

More details
WpActionLinkContent Guidelines