Story cover for Mind VS Heart by tisa_lim
Mind VS Heart
  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jun 11, 2017
Ternyata benar kalau perempuan itu 99% memakai hati atau perasaan dan 1% nya lagi itu pikiran-- Satria Alfarifky.

Jadi laki-laki itu 99% pakai pikiran sedangkan 1% nya untuk perasaan-- Dita Renova.

Pikiran dan hatinya berkata bersamaan akan tetapi, Satria tidak pernah mau untuk mendengarkan hatinya Satria terus mementingkan gengsinya sampai kadang dia tidak menyadari bahwa posisinya sebagai laki-laki adalah mengejar bukan dikejar.

Dita Renova perempuan itu selalu mendengarkan hatinya hanya sedikit mendengarkan pikirannya, dia selalu memakai perasaan hingga melakukan hal-hal bodoh yang seharusnya tidak dia lakukan. Dan tidak menyadari pula posisi dia sebagai perempuan yang dikejar bukan mengejar.

Cerita ini bukan mengisahkan tentang sebagaimana seharusnya sikap laki-laki atau perempuan akan tetapi, cerita ini mengajarkan untuk menyelaraskan antara pikiran dan perasaan.
All Rights Reserved
Sign up to add Mind VS Heart to your library and receive updates
or
#134trueshortstory
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Her&Lass True Story cover
ALTHA  cover
OBSESSED I (END) || KathGits cover
My Story With Them (OS) cover
DUNIA FLORA cover
SENANDIKA (Zeedel) cover
Pelangi untuk si Buta Warna [One-shot] cover
Sororis Zone (Zeedel) cover
Kamar Kosong 13 S2 [End] ✓ cover

Her&Lass True Story

30 parts Complete

[END] "Ada kalanya keadaan memang hanya sekedar mempertemukan, bukan mempersatukan. Memberikanmu pelajaran baru, menjadikanmu sedikit lebih dewasa dalam pemahaman bahwa dekat tak selalu berarti terikat" . . . Mencintaimu tidak pernah sama sekali terpikir oleh ku, semua mengalir begitu saja. Dan tujuanku menciptakan tulisan ini, hanya agar aku tidak pernah melupakan mu di sepanjang hidup ku, jika suatu saat nanti waktu harus merenggut semua alur yang sudah kita rangkai. Dan kita bisa kembali mengingatnya disini, bahwa kita pernah ada, bahwa kita pernah bersama, bahwa kita pernah tertawa bersama, bertengkar, menghabiskan sepanjang waktu bersama, dan... Kamu adalah sosok yang sangat istimewa yang pernah aku kenal Mungkin juga, suatu saat nanti ketika kita telah menjalani kehidupan masing-masing, saat membaca kembali kisah ini, mungkin kita hanya akan menertawakan nya! NB. Jika sebelumnya kalian juga baca cerpen Her&Lass, ini adalah cerpen kedua true story dari Her&Lass. Tidak seperti karangan fiksi dari cerpen Her&Lass yang penuh kebahagiaan. Ini adalah kisah sebaliknya And, cerpen ini ku persembahan teruntuk DIA❤