Love Is ...

Love Is ...

  • WpView
    Reads 191
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 25, 2017
Cinta memang tak mengenal waktu dan tempat. Bahkan kata orang, "Tak ada alasan dalam mencintai". Benarkah? Alisha lutfiana meragukan hal itu. Bukan karena ia membencinya. Hanya saja, ia masih memikirkan hakikat cinta itu sendiri. Di keraguannya, seseorang memberikan cinta tak terduga. Apa yang akan alisha lakukan? Lalu apa hakikat cinta itu?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • STILL IM SURE WE LOVE AGAIN
  • Cinta Itu Bernama Aleaa  [ ON GOING ]
  • One Last Chance - Haechan [✔️]
  • Reunara
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Love in Train
  • ARSALESA [END]
  • DEAR FRIEND WITH LOVE
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta

Mereka bilang cinta sejati dimulai saat dua mata bertemu dan hati saling bicara. Tapi bagaimana jika cinta itu tumbuh bahkan sebelum tatapan pertama? Sebelum genggaman tangan, sebelum tahu wangi tubuh satu sama lain? Aku bertemu dengannya bukan di dunia nyata-bukan di taman sekolah, bukan di perpustakaan, bukan di halte hujan yang romantis seperti dalam film. Tapi lewat suara. Lewat pesan yang datang di malam sunyi, ketika dunia tidur dan hati manusia paling jujur bicara. Namanya Arka. Ia hadir dalam hidupku sebagai suara yang hangat, perhatian yang manis, dan rasa yang perlahan menjalar hingga tak bisa kuabaikan. Kami belum pernah bertemu. Tapi perasaanku padanya nyata-nyata seperti degup jantungku saat membaca pesan darinya, nyata seperti senyum bodohku tiap kali mendengar suaranya memanggil namaku. Namun, cinta yang lahir dari kejauhan juga membawa luka yang sunyi. Ketidakpastian, pertanyaan tanpa jawaban, rindu yang tak bisa dipeluk. Aku menulis kisah ini bukan untuk membuatmu percaya bahwa semua cinta jarak jauh akan berhasil. Tapi untuk menunjukkan bahwa beberapa cinta, meski tak bertahan, akan selalu tinggal di hati. Dan aku masih percaya... Still, I'm sure we love again. - Nayla

More details
WpActionLinkContent Guidelines