Eglantina

Eglantina

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 13, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
"Aku terluka untuk sembuh". Itulah yang menjadi prinsip dalam hidup Manda. Eglantina ini sudah mewakilkan semuanya. Orang-orang yang aku sayang entah bagaimana. Terima saja, tidak semua yang kita inginkan akan kita dapatkan dengan mudah dan terkadang apa yang kita inginkan itu terlalu berbahaya. Luar biasa pencapaian yang Manda raih meski penuh cabikkan dalam perjalanan nya, kepahitan kenyataan, dan manis yang berujung asam. Cinta yang datang membuatnya hidup.
All Rights Reserved
#127
angan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANTARA KITA
  • HALOALKANA
  • Diary Raka [Selesai]
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • Munajat Cinta (TERBIT)
  • Sebelum Luka
  • Rasa Dalam Sujudku
  • Gereja Tua
  • Takdir cinta berawal masjid ( TAMAT )

"Antara Kita" Cinta bisa menyembuhkan. Tapi cinta juga bisa jadi luka yang tak pernah sembuh. Alea, gadis SMA yang tengah mencari dirinya sendiri, jatuh hati pada Angkasa-lelaki dewasa yang penuh ketenangan, namun menyimpan luka lama. Hubungan mereka bukan sekadar tentang tawa dan pelukan manis. Ini tentang pertumbuhan, kesalahan, pengampunan... dan kehilangan. Di antara pelukan yang tak selalu ada, kata-kata yang sering terlambat diucapkan, dan masa lalu yang membekas, mereka belajar bahwa mencintai seseorang tak selalu berarti bisa bersamanya. Ketika kepercayaan diuji, ketika orang-orang di sekitar mulai masuk dan merubah cerita, dan ketika rasa sayang tak lagi cukup untuk menahan retakan... masih adakah "kita" di antara mereka? "Antara Kita" bukan sekadar kisah cinta dua insan, tapi tentang perjalanan menjadi dewasa, tentang ibu yang terlalu keras mencinta, tentang teman yang memendam perasaan, dan tentang harapan yang terus menyala meski nyaris padam. Karena terkadang, yang paling kita perjuangkan, bukan untuk memiliki... tapi untuk memahami.

More details
WpActionLinkContent Guidelines