Salahkah Aku Menunggu?

Salahkah Aku Menunggu?

  • WpView
    Reads 22,867
  • WpVote
    Votes 140
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 23, 2019
WpInfo
Fiction
Social Themes
Menunggu? sekiranya kamu dan semua orang tahu dan merasakan, menunggu bukanlah hal yang menyenangkan, bukan? Tapi terkadang... Dalam menunggu merupakan satu hal penantian yang terindah bagiku Jika boleh diibaratkan, Kamu tahu? kamu layaknya sebuah 'Hujan'. turun dan reda tak karuan, dan Aku? Bagaikan sebuah 'Tanaman' yang selalu setia menunggumu turun. Bagaimana jika hujan tidak kunjung datang, sepanjang waktu, maka kekeringan dan lalu mati perlahan, apakah begitu halnya aku jika kerap menunggumu? Tanpa membiarkan 'Air' selain hujan yang menyiram ku? 💞 *Dahulukan Al-Quran dari bacaan apapun* ❤Hany_Khairunnisa
All Rights Reserved
#25
calonimam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Garis Singgung
  • Kaulah Takdirku [Revisi]
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • Filosofi Penantian || TERBIT
  • Ketetapan Cinta Dari-Nya [END]
  • Be Present and Stay
  • [1] Menunggumu Adalah Takdirku (SELESAI)
  • Rain
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]

Pernahkah kalian mencintai seseorang begitu hebatnya? Disaat kamu baru saja membayangkan dia tidak lagi disisimu, nafasmu terasa berat dan begitu menyesakkan. Bahkan itu terjadi hanya karena kamu sekedar membayangkan hidupmu tanpa dia disisimu. Kamu mencintai dia begitu gilanya, berusaha membahagiakan dan mempertahankan dia disisimu. Tapi ada satu hal yang kamu lewatkan, tidak semua selalu berada dibawah kendalimu. Begitupun dia. Entah sekarang, esok atau selamanya. Kamu tidak akan pernah bisa memastikan dia tetap berada disisimu sekeras apapun usahamu mempertahankannya. Karena sejatinya dialam semesta raya ini, kamu bukanlah pemegang kekuasaan penuh atas kehidupan orang lain. Biarkanlah tangan takdir bekerja semestinya. Tugasmu, bahagiakan dia dengan sekuat semampumu. Sisanya biarkan takdir membawa kisah itu berjalan sesuai alur yang sudah Tuhan gariskan. Entah garis itu saling berdampingan, bersinggungan atau bahkan saling memutus lajurnya. Pastikan kamu menerima segalanya dengan penuh kerelaan. Ingatlah, Jika kalian ditakdirkan tidak untuk bersama, setidaknya semesta pernah menjadi saksi atas perjuangan kalian dalam mempertahankan untuk terus bersama sekuat semampu yang kalian bisa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines