We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Little Sweet Macaroon [ON PROGRESS]

Little Sweet Macaroon [ON PROGRESS]

  • WpView
    Reads 106
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 28, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Berniat untuk mencari pengalaman dan melepaskan penat dengan berjalan-jalan, Elizabeth Joanna Hadi malah tertimpa kesialan yang bertubi-tubi! Kertas selembaran yang tertempel di tiang listrik membawa gadis itu pada seseorang dan takdir yang ia sangka! Akankah ia akan menerima takdir itu atau malah mengingkarinya karena persahabatan dan masa lalu? Ini cerita tentang Elizabeth si ceroboh, Nathaniel sang Direktur Utama, dan Gracel si anak manja kesayangan Nathan. DISCLAIMER: Cerita ini murni dari otak saya sendiri. Jika ada kesamaan tempat, tokoh, alur atau lainnya, itu merupakan sebuah ketidaksengajaan. Selamat menikmati! Also WARNING karen mengandung kata-kata kasar.
All Rights Reserved
#49
kid
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Damn Kidnapped! [END]
  • Angel Baby
  • Ketika Rasa Benci Berubah Menjadi Cinta (COMPLETE)
  • Only You
  • CEO SANG ARUTALA
  • ReyHana (COMPLETED)
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Diagnosis: Harapan [MS 1]
  • Berandalan dan Si Kemayu (HIATUS)

Arabella, putri tunggal seorang pengusaha ternama, tumbuh dalam gemerlap harta namun jauh dari kebebasan. Hidupnya diatur sang ayah dengan ketat-hingga tekanan itu membuatnya memilih melarikan diri. Ia pikir di luar sana, ia bisa merasakan manisnya hidup tanpa belenggu. Namun, pelarian itu justru menyeretnya ke dalam takdir yang lebih kelam. Bukan kebebasan yang ia temukan, melainkan Alexander-pria misterius yang menculiknya dan membawanya jauh ke negeri asing. Di balik dingin tatapannya, tersimpan rahasia besar. Antara kebencian dan rasa ingin tahu, Arabella harus menghadapi kenyataan: kadang, kebebasan justru datang dengan harga yang tak pernah ia bayangkan. "Brengsek jauh-jauh dari ku pria tua sialan!" "Kau tau Arabella, laut sangat mirip denganmu. Berisiknya menenangkan tapi diamnya adalah tanda bahaya." "Jika nanti kami mengecewakanmu, aku harap kau mau memaafkan kami." ___________________________________________________________

More details
WpActionLinkContent Guidelines