Four Month [Hiatus]

Four Month [Hiatus]

  • WpView
    LECTURAS 469
  • WpVote
    Votos 176
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, jun 17, 2020
[HIATUS] "Oke, kita taruhan!" ujar Nadhia kepada Bintang. Bintang melongo. "Iya, kita taruhan. Selama 4 bulan, gue bakal diet. Kalo gue berhasil lo jadi pacar gue!" ucap Nadhia angkuh. Bintang menaikan satu alisnya, "Kalo gagal?" tanyanya. "E... Em, g... gue bakal jadi pesuruh lo selama 3 bulan." Nadhia yakin bahwa dia akan berhasil menguruskan badannya selama 4 bulan. "Oke. Deal!" tanpa basa-basi Bintang mengulurkan tangannya ke Nadia, dia yakin bahwa Nadhia tidak akan berhasil. "Deal!" Nadhia membalas uluran tangan Bintang dengan tersenyum miring.
Todos los derechos reservados
#475
taruhan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nadi Membenci Hati
  • Arsyilazka
  • Find A Way to My Heart (SUDAH TERBIT)
  • I WILL GET MY HAPPINESS [COMPLETE]
  • Irreplacable Yo'u
  • I'm Not A Villainess
  • DARLA : Although it's just a game (END)
  • Friendship In Love
  • Coretan Cerita Diana  (Completed)

Namanya juga sudah cinta, menjadi gila pun tak mengapa. Nadi nekat mendaftar ke sekolah teknik demi satu alasan. Fatir. Cowok yang diam-diam dia suka sejak SMP. Tanpa pikir panjang, Nadi mengikuti jejaknya. Masalahnya, di kelas barunya, dia satu-satunya cewek di antara sekumpulan cowok dengan energi berlebih dan selera humor yang kadang bikin geleng-geleng kepala. Awalnya, Nadi kesulitan beradaptasi. Akan tetapi, lambat laun, dia mulai menikmati hari-harinya. Terutama karena bisa lebih dekat dengan Fatir. Usahanya tidak sia-sia. Setelah beberapa bulan, Fatir akhirnya meliriknya dan mereka mulai dekat. Nadi pikir perjuangannya selesai. Nyatanya, Fatir bukan cuma pacarnya. Cowok itu juga pacar orang lain. Fatir punya sistem yang unik. Dia punya pacar untuk setiap hari dalam seminggu dan Nadi mendapatkan hari Sabtu. Awalnya, Nadi menutup mata, pura-pura tidak peduli, asalkan tetap bisa bersama Fatir. Namun, lama-kelamaan, Nadi mulai bertanya pada dirinya sendiri. Apakah cinta seharusnya dibagi? Ataukah dia hanya sedang mempertahankan sesuatu yang seharusnya dia lepaskan? Sekarang, Nadi harus memilih. Tetap menjadi "Pacar Sabtu" atau pergi dan menemukan dirinya sendiri?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido