You Lie In April

You Lie In April

  • WpView
    Reads 1,744
  • WpVote
    Votes 94
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 13, 2017
Kousei Arima adalah seorang anak yang berbakat dalam bermain piano, yang selalu mendominasi dalam kompetisi dan menjadikannya terkenal di antara para musikus cilik. Setelah ibu sekaligus instrukturnya meninggal dunia, dia mengalami penurunan mental di tengah-tengah suatu pertunjukan pianonya di usia 11 tahun. Trauma yang diderita olehnya menyebabkan Ia kehilangan kemampuan untuk mendengar suara dentingan piano meskipun secara fisik pendengarannya baik-baik saja. Dua tahun berlalu, Kousei tidak pernah menyentuh pianonya dan beranggapan dunianya sebagai dunia yang monoton tanpa warna. Dia pun seakan melepas kehidupannya dan hanya berinteraksi dekat dengan kedua sahabatnya: Tsubaki Sawabe dan Ryota Watari, hingga pada suatu hari, Ia bertemu seseorang yang mengubah hidupnya serta memberikan kembali warna dalam hidupnya: Kaori Miyazono. Kaori adalah seorang pemain biola seumuran Kousei yang bersifat ceria dan penuh semangat serta memiliki gaya bermain musik yang bebas dan ekspresif; berlawanan dengan gaya bermain Kousei yang kaku dan terstuktur. Lambat laun, Kaori menuntun Kousei kembali ke dunia musik dan menunjukkan bahwa permainan musik adalah sebuah hal yang perlu diresapi menggunakan perasaan dan imajinasi. Kousei pun secara perlahan menemukan makna baru dalam permainan musiknya dan juga menaruh perasaan suka kepada Kaori, tanpa menyadari ada alasan tersendiri bagi Kaori untuk menuntun Kousei kembali ke dunia musik.
All Rights Reserved
#20
lie
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE ROMANSOULE!
  • Tying Back The Untied | Yoonmin [COMPLETE ✔️]
  • Silent Tears(Yoonminkook)✅
  • Never Ending ✔ [Kookmin version]
  • Married With Ex-Idol
  • Shigatsu wa Kimi no Uso After Story

"Eh?! Apaan sih, Jay?! Gue bisa jalan sendiri, woy!" protes Tyara kaget. Bagaimana tidak, tubuhnya tiba-tiba diangkat dan digendong seringan bulu ala bridal style oleh lelaki paling menyebalkan seantero kampus dengan lengan kekarnya. "Lo nggak bisa jalan kalau darah lo ngucur begitu," ujar Jayden cuek, mengeratkan gendongannya. Otot-ototnya yang ada di balik polo shirt itu menegang. Tyara mencoba mendorong pelan dada Jayden agar menurunkannya, tapi lelaki itu tetap berjalan cepat sambil membopongnya. "Tapi kan tandunya lagi on the way! Ngapain pakai gendong segala, sih! Turunin gue!" "Jadi lo lebih milih kehabisan darah dan pingsan di tumpukan besi itu ketimbang dibawa ke tenda medis secepatnya? Brilian banget logika lo." Jayden terus bergerak cepat menggendong Tyara. Lelaki ini jelas-jelas ... khawatir. Tyara diletakkan pelan di kursi lipat tenda medis tak jauh di belakang stage. "Boleh kita cek lukanya, Kak Tyara?" ujar seorang kru medis. "Bawain salep, antiseptik, kasa steril, sama plester. Sekarang," tukas Jayden cepat usai meneliti luka gadis itu. "Kak Jayden, biar kami divisi medis aja yang-" "Gue yang urus." Lelaki itu tak ingin dibantah. "Lo tuh kenapa sih ngotot gini?" omel Tyara pelan. "Why you so serious? Gue nggak akan mati cuma gara-gara lecet ginian doang, Jay." "Bodoh banget lo, jalur sempit gitu masih maksa lewat. Gue suruh ngambil hardcopy logistik. Bukan ikut uji nyali, Ra," potong Jayden tajam, tangannya nyemprotkan antiseptik ke luka Tyara. Membuat gadis itu meringis dan reflek menarik kakinya. "Sakit, ya?" tanya Jayden tanpa ekspresi, masih fokus membersihkan sisa pasir bercampur darah di area luka. "Lo diem di sini dulu. Jangan gerak sampe gue izinin." _____________ ROMANSOULE = Romaniel + Souletta [Romaniel Jayden & Souletta Tyara] ROMANSOULE juga gabungan dari kata "Romance" and "Soul", yang artinya "Romansa dan Jiwa" #1 teenfiction from 151K stories [01-03/01/2026] ©Copyright Ranne Ruby

More details
WpActionLinkContent Guidelines