Humor ngakak abiz!

Humor ngakak abiz!

  • WpView
    Reads 27,320
  • WpVote
    Votes 1,096
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 17, 2017
seorang Ibu guru bertanya kepada murid didiknya tentang identitas Orang tua.Joni adalah anak polos dan kalem.Dia juga pendiam tapi tidak mau kalah dalam berbicara. "agus,berapa umur ayah kamu sekarang?"Tanya Bu guru sambil menyiapkan selembar kertas dan tinta untuk mencatat jawaban Agus. "empat puluh tahun,Bu!"Jawab Agus sopan. Bu Guru beralih kearah Joni yang sedang duduk dikursi nya dengan tenang. "Joni,Umur ayah kamu sekarang berapa?"Kembali bu guru bertanya. "umur nya sama seperti saya,Bu!"Jawab Joni singkat. "lho,kok bisa?"ucap Bu guru heran. "Karena saat saya lahir,Ayah saya juga baru mrnjadi seorang ayah.Berarti,Umur AYAH saya seperti saya,Bu!"Jawab Joni sambil menekankan kata Ayah. "oh iya juga yah," #$$%!*?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unplanned marriage
  • ʏᴏᴜɴɢ ᴍᴏᴍᴍʏ
  • Aleum And 7
  • Gadis Yang Malang
  • New Possessive Family
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • DIA ADALAH NAJA
  • My Teacher is My Wife Nc21+18
  • Surga yang Harus ku jaga

Revalda Riza Renata Ia anak perempuan yang dilahirkan dari keluarga yang humoris. Mempunyai dua kakak laki laki yang tingkat warasnya setengah. Garis takdir yang membuatnya dijodohkan oleh kedua orang tua nya. Lelaki itu bernama Abrar Narazka Pratama Lelaki romantis dan sangat perhatian, tapi semua itu berbeda ketika ia ditinggalkan menikah dengan calon istrinya. Ia menjadi sosok yang lebih pendiam, dingin, dan jutek. "Nata, Kamu udah punya pacar?" Tanya Papa yang mengagetkan Gue dengan pertanyaannya. Jujur aja Gue gugup plus malu juga ditanya begitu di depan orang orang. "Em. Belum Pa! Kenapa? " Jawab Gue jujur. Emang bener kan Gue jomblo. "Baguslah, kalau pun Kamu punya, Papa juga bakal nyuruh Kamu Putus! " ujar Papa ngebuat Gua tegang juga gugup. Karena gimana pun juga Gue kan lagi Naksir Mantan Kakak kelas Gue. "Ta... Papa mau Kamu Nikah sama Abrar!!" "Apaa! Maksudnya gimana Pa?" Gue bingung sama yang di maksud Papa. Gue sempet menatap bola mata Baban yang juga lagi menatap ke arah Gue. "Sttt. Terima aja udah, Doi ganteng loh, tajir lagi. Kalo Gua jadi lo si Gua mau. Sayang aja Gua batangan." bisik Bang Dion di telinga kiri Gue. Setan emang Abang Gua yang satu ini, mana bisik nya di sebelah kiri, cocok udah jadi iblis. "Mayan Ta. Bisa lu porotin, ntar kalo udah kawin lu bisa minta ice cream se-kamar. Apalagi kalo lu hamil minta ini anu itu diturutin. Udah sana kawin aja lu ama dia." set an satu lagi berbisik. Siapa lagi kalo bukan Kak Rico. Kawin Kawin dikira Gua kucing. Jangan kan mikirin proses bikin debay, mikirin nikahnya aja Gua ga mau. . . . Kepoo sama kisah selanjutnya??Kalo kepo langsung aja baca, siapa tau tertarik bagi kalian. Okee

More details
WpActionLinkContent Guidelines