We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pesantren Kilat

Pesantren Kilat

  • WpView
    Reads 101
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 29, 2017
WpInfo
Non-Fiction
Aldo Varell Ramadhan, orang biasa memanggilnya Aldo. Dia putra Pengusaha kaya di Indonesia. Balapan liar, clubbing, kena marah papa, dapat surat panggilan walikelas adalah hal yang biasa bagi Aldo. Setiap hari pasti ada saja ulah aldo yang bikin papanya naik darah, Ia juga tidak bosan dengan hal itu dan dia sama sekali tidak berminat merubah sikapnya menjadi lebih baik. sampai suatu hari papanya uda ga tahan liat kelakuan Aldo yang sama sekali tidak berubah menjadi lebih baik padahal sekarang bulan Ramadhan dan dia berniat untuk mengirim aldo ke pesantren yang jauh dari keramaian kota Malang. Di pesantren itu, Aldo jatuh cinta sama santri cantik putri Kyai Ja'far, pemilik pesantren itu. Disana aldo juga menemukan banyak misteri yang ada di pesantren itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DOA Untuk DIA
  • I love you Gus Devan
  • Dear Iqbaal.
  • Bagai Pungguk Menjerat Bulan
  • Cinta di Pesantren ( Revisi )
  • JODOH PILIHAN ABI
  • Gus Arsya Is My Husband [Ending]
  • TAKDIR DILANGIT PESANTREN (ON GOING)
  • KESETIAAN GUS FATIH | s1[ON GOING]
  • I Love Being Yours

sebuah pesantren terpencil di Jawa Tengah, seorang pemuda bernama Farhan Ramadhani menjalani hari-harinya dengan enggan. Ia berasal dari Semarang, kota yang penuh kebebasan dan hiruk-pikuk kehidupan modern. Namun, karena kenakalannya yang semakin sulit dikendalikan, sang ayah memutuskan untuk mengirimnya ke Pesantren Al-Ma'ruf, sebuah tempat yang jauh dari kebisingan kota dan penuh dengan aturan ketat. Farhan bukanlah tipe santri yang taat sejak awal. Ia sering melanggar aturan, kabur dari kelas ngaji, dan diam-diam bermain ponsel yang dilarang di pesantren. Namun, kehidupannya mulai berubah ketika ia bertemu dengan Aisyah, seorang santriwati cerdas dan ceria yang selalu terlihat tenang di tengah kesibukan pesantren. Awalnya, ia tak pernah memperhatikan gadis itu. Perhatiannya lebih tertuju pada Nayla, santriwati pendiam yang tampak berbeda dari yang lain. Namun, pesantren bukan tempat untuk cinta. Ada batasan yang harus dijaga, ada doa yang hanya bisa disampaikan dalam diam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines