penyesalan

penyesalan

  • WpView
    Reads 492
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 21, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
dulu kamu kemana aja hah selama ini aku menunggu mu tapi apa kamu menyiayiakan ku dan maaf aku takkan kembali bersamu -Prilly Latuconsina maafkan aku yang sudah menyiayiakan kamu aku berjaji aku tak menyiayiakan kamu lgi maafkan aku ,sungguh aku menyesal -Aliando Syarief tolong kamu jangan sedih jangan buang air mata itu buat cowok brengsek itu plisss liat aku kamu bisa bahagia tanpa dia buktikan itu -Alghazali liat aku , aku selalu disampingmu liatlah kebelakang aku ada di blkangmu tengoklah kebelakang aku selalu menunggumu jgn melihat dia yang telah menyakitimu -Vareel Bramasta kau bermata hazel membuatku terpesona dan kau orang yang pertama kali yang membuatku penasaran dengan sisi kehidupanmu dan kelama kelamaan aku mencitaimu -Rassya siapakah yang Prilly pilih Al,Vareel,apa Rasya ataukah ia ingiin bersama sama Ali yang telah menyiayiakannya kalau kalian pnsrn baca saja ceritaku ini
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Inginku Memilikimu
  • Hanya Padamu (Aliando Prilly Story) -END-
  • Sebelah Mata
  • Stay (Away)
  • cwo culun itu pacar ku
  • SUATU HARI
  • Melepasmu (COMPLETE)
  • secretary and ceo fierce
  • goresan hati (END)
  • My Naughty Girl

Walaupun aku tahu, aku sudah berkali-kali membuat kesal bahkan marah. Dan saat kamu kecewa denganku, aku datang dengan wajah tidak berdosa. Disaat aku sedih, kamu yang ada disampingku. Saat aku bahagia pun, kamu merasa bahagia walau aku tahu, tersirat ada rasa keKECEWAan. Namun demi membuatku tersenyum, kamu mengeluarkan beribu cara untuk menyembunyikan semua itu. Maafkan aku! Aku tidak tahu! Sumpah! Aku tidak mau salah memilih lagi! Aku tidak rela kamu bersama yang lain. Mungkin aku egois, karena hati. Hati aku yang selalu menuntunku untuk memilihmu. Prilly. Sungguh, aku sudah tak kuat menerima kenyataan ini. Dia sudah bahagia! Tapi aku tetap mengharapkannya! Kenapa Tuhan! Kenapa Engkau mengirim aku hanya untuk menjaganya, bukan memilikinya! Aku ingin menangis menyaksikan semua ini! Tapi aku tak mau terlihat lemah. Aku harus kuat. Tapi, saat dia menceritakan apa yang terjadi hari ini dengan senyum riangnya, ya? Aku senang. Apakah aku harus rela melepaskannya untuk orang lain yang disukainya?! Aku tak rela Tuhan! Aliando.

More details
WpActionLinkContent Guidelines