Kupu-Kupu

Kupu-Kupu

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 10, 2017
Seorang gadis yang tumbuh dengan penuh kebencian kepada sang ayah, karena ayahnya tidak mencintai ibunya dan meninggalkannya. Suatu hari, ia menemukan alasan ketidakbahagiaan di dalam keluarganya, adanya wanita yang selalu dicintai oleh ayahnya. Ia meminta pertanggung jawaban atas ketidakbahagiaan keluarganya kepada wanita tersebut. Akan tetapi, wanita tersebut juga hidup menderita seperti ibunya. Lalu, gadis tersebut bertemu dengan seorang nenek yang membawanya melihat semua kejadian yang dialami oleh ibunya, ayahnya, dan wanita tersebut. Siapakah yang akan bertanggung jawab atas ketidakbahagiaan gadis tersebut? "Dia... Satu-satunya orang yang nggak pernah bilang hal-hal manis, seperti pujian. Tapi... Tatapannya sudah mengatakan banyak hal dan menunjukkan seberapa penting dan berharganya aku di dalam hidupnya." jawaban wanita tersebut tentang alasannya mencintai ayah dari gadis tersebut. "Meskipun hanya memandanginya dari jauh... Aku benar-benar merasa nyaman dan bersyukur. Bersyukur karena aku masih bisa melihatnya lagi hari ini. Aku bisa tidur dengan nyenyak, ketika ia tertawa. Hati ku hancur dan sakit, ketika ia meneteskan air mata." jawaban ayah tentang alasannya mencintai wanita tersebut. "Aku gadis kesepian yang kaya raya. Dia... Orang pertama yang mengorbankan hidupnya untuk menyelamatkan dan melindungi ku. Dia tidak pernah melihat seberapa banyak harta yang ku miliki. Ketulusannya adalah alasan ku." jawaban ibunya untuk pertanyaan yang sama.
All Rights Reserved
#736
melodrama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A. Y. T. D. A (ANAK YANG TAK DIANGGAP)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • TOO MUCH (Tamat)
  • Memorable
  • save me
  • Noda dalam Cinta
  • Villain Also Has A Reason [END]

Pagi begitu cerah dedaunan bergemuruh turun secara bersamaan! Semerbak yang begitu harum dan menawan matahari yang begitu terang menarangi seluruh alam semesta. Terlihat seorang gadis sedang berdiri tampak menghirup udara. "Hufffff! Sejuk sekali!? Awannya sangat cerah dan indah... " Ujar seorang gadis mungil nan cantik angun bak bidadari! Tapi secantik apapun dia dia tetap tidak diinginkan oleh sang orang tua! Kelahiran gadis itu membuat sang papa harus melawan orang tuanya sendiri nenek gadis tersebut dan harus kehilangan nyawa sang kakek semenjak gadis mungil tersebut dilahirkan. "Kalau kamu tidak menginginkan nya biar kan mama yang merawatnya sendiri! Seharusnya kalian bersyukur mempunyai gadis kecil ini! Dia tidak bersalah! Papa meninggal bukan dia penyebabnya tapi kalianlah... " Nenek emosi karna gadis kecil yang masih bayi di telentang begitu keras "Silahkan bawa saja dia dari sini! Aku tidak butuh anak pembawa sial ini bersama ku jika dia disini bisa menjadi malapetaka bagiku... " "Iya mama mau lihat semampu mana kamu sukses ketika menelantarkan anakmu! Demi wanita ini kamu rela membentak ibumu sendiri! Ketika kamu tidak tau arah jalan lagi jangan berharap kalian bisa bertemu kami lagi... " Sang mama (nenek) pergi dan membawa cucu bersama dengannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines