Story cover for Fortune Telling by septemberforest
Fortune Telling
  • WpView
    Reads 112
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 112
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jun 14, 2017
Alden memang tidak percaya akan ramalan, apalagi ramalan murahan yang ia dapat dari situs di internet. Tapi silahkan saja salahkan rasa penasarannya yang tinggi karena pada akhirnya Alden memasuki situs ramalan itu, dan mendaftarkan dirinya disana.

Semua bermula karena rasa penasaran Alden. Rasa penasaran yang membuatnya terjebak dalam tanda tanya besar yang Alden buat sendiri. Yang ingin Alden tinggalkan, namun terus terasa menghantui, mengejarnya yang terus berlari.

Pesan itu tak begitu Alden hiraukan, sampai sebuah pesan yang masuk itu menarik perhatiannya.

"First Alphabet"

Yang menjadikan fokusnya hanya pada satu titik.

_______

"Lo nggak harus nyari kemanapun tentang takdir lo. Karena takdir akan datang sendiri tanpa diundang. Karena takdir datang atas izin Tuhan. Lo harus percaya itu,"

"Dan sekarang, lo jalani aja yang ada didepan mata, ikuti alurnya dan jangan memberontak, karena takdir lo itu akan datang membawa yang terbaik buat lo"
All Rights Reserved
Sign up to add Fortune Telling to your library and receive updates
or
#115ramalan
Content Guidelines
You may also like
Blonde & The Cold Heart [END] by ZyraJeon_
37 parts Complete
[Sudah Revisi] ___ Zaranne Hamilton tidak pernah menyangka bahwa kepulangannya ke Jakarta hanyalah sebuah transaksi bisnis yang rapi. Sebagai gadis berambut pirang yang terus-menerus di-bleaching demi mempertahankan jati dirinya, Zee menganggap kehidupan di Universitas St. Valerius hanyalah tantangan membosankan. Dengan sikap angkuh dan koper elektrik hijaunya, ia siap menaklukkan siapa saja, termasuk Junael Maxwell. Zee menganggap Juna hanyalah Robot Manja yang perlu ia beri sedikit pelajaran. Namun, Zee tidak sadar bahwa sejak kakinya menginjak Jakarta, ia sudah kehilangan kebebasannya. Ayahnya sendiri telah menyerahkan Zee sebagai jaminan atas kerugian data besar yang ia timbulkan kepada seseorang. Junael Maxwell mungkin tampak seperti satu-satunya orang yang bisa ia ajak bicara di tengah kekacauan itu, namun benarkah Juna membantunya karena cinta? Atau jangan-jangan Juna hanyalah bagian dari skenario besar untuk mengurung Zee dalam jaring yang lebih gelap? Di antara perdebatan sengit, bau kimia dari rambut pirangnya, dan perasaan yang perlahan mulai tumbuh, Zee harus menghadapi kenyataan pahit bahwa orang-orang yang ia percayai justru adalah mereka yang paling ingin menghancurkannya. Mampukah Zee menemukan tempat pulang yang nyata di tengah pengkhianatan yang tak termaafkan? --- ⚠️WARNING Don't copy my story, please! Nulis cerita itu pakai waktu, tenaga, dan otak. Kalau anda cuma bisa copy paste, itu bukan kreativitas, itu cuma malas yang dibungkus berani. Hargai karya orang. Jangan ambil yang bukan milikmu.
Fractured Cheerfulness (On Going) by Baperterussss
24 parts Ongoing
"Lo beneran bego, Fin. Gimana sih, gini aja lo ga ngerti-ngerti?" Satria menggelengkan kepala frustasi. Alfina cuma bisa cengengesan. "Jangan bosen ngajarin gue, ya." Di balik senyum yang tak pernah hilang, Alfina Adzra Wardana adalah anak yang terjebak di antara dua dunia. Dunia di mana dia terlihat ceria, ekstrovert, dan penuh semangat. Tapi ketika bel tanda pelajaran berbunyi, dia lebih memilih untuk menghindar daripada berhadapan dengan angka, rumus, atau teori-teori yang malah bikin pusing. Matematika? Ekonomi? Hanya kata-kata kosong yang dia coba terjemahkan dengan senyum yang terus dipaksakan. Satria, cowok yang dipaksa jadi tutor pribadi Alfina, udah sampai titik frustasi. "Lo bener-bener bego!" katanya, meskipun di balik itu, dia enggak bisa menahan rasa kagum pada dunia Alfina yang penuh warna dan seni. Karena ada satu hal yang Alfina tahu dengan pasti: dunia seni adalah tempat dia bisa bersinar. Setiap goresan kuas di kanvas adalah tempat dia bisa bebas, tanpa perlu penilaian orang lain. Tapi di rumah dan di sekolah, ada satu sosok yang terus dibandingkan dengan Alfina-adiknya Thalita, yang cerdas dan selalu jadi juara kelas. Alfina merasa dirinya selalu kalah. Di balik kebingungannya dan perasaan tak cukup, Alfina mencoba menemukan cara agar bisa berjuang untuk dirinya sendiri. Tapi, apakah itu cukup? Dan di tengah semua itu, apakah Satria, yang frustrasi mengajar, bisa melihat potensi besar dalam diri Alfina yang selama ini dia abaikan? Apakah Alfina bisa melepaskan diri dari bayang-bayang adiknya? Apakah Satria bisa melihat lebih dari sekadar kegagalannya?
You may also like
Slide 1 of 8
Private but Not Secret (End)  cover
Blonde & The Cold Heart [END] cover
lengkara cover
Elvina [COMPLETED] cover
Fractured Cheerfulness (On Going) cover
Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel] cover
We Can't be Friends  cover
ALDANEL (2) cover

Private but Not Secret (End)

53 parts Complete

Warning!!! Typo bertebaran dimana-mana. Baca sesuai urutan biar gak bingung. Ambil yang baik, buang yang buruk. Bodoh! Mungkin satu kata tersebut yang cocok untuk Alenta, pikirnya. Bodoh karena telah menjatuhkan harga dirinya dengan terus mengejar orang yang tak pernah meliriknya. Bodoh karena sikapnya yang acuh tak acuh dengan hal selain memikirkan orang yang tak pernah memikirkannya. Dan bodoh karena selalu berharap pada orang yang sama sekali tak pernah menginginkannya. Alenta lelah, Alenta sadar, dan Alenta berhenti. Berhenti untuk suka dan menaruh harap lebih dulu pada laki-laki. Sesuai pengalamannya, sejauh apapun melangkah dan sekuat apapun berusaha, jika bukan kau yang dia mau, pada akhirnya semua akan sia-sia. Hingga Alenta mencoba untuk membuka hati pada orang lain. Seseorang yang selalu mengedepankan Alenta lebih dari dirinya sendiri. Seseorang yang selalu Alenta hiraukan keberadaannya, demi seseorang yang tak pernah menganggapnya ada. Lantas bagaimana hidup Alenta hari-hari berikutnya? Mampukah Alenta melupakan dan menepis segala rasa yang sudah lama ia simpan? Akankah Alenta bisa memutar perasaannya pada orang yang lebih menghargainya? -Private but Not Secret- Start : 26 Des 22 End : 27 Jan 23 Cover : pinterest