My Disillusion

My Disillusion

  • WpView
    Reads 1,711
  • WpVote
    Votes 357
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 1, 2017
Tuhan seperti merenggut paksa separuh dari hidupku. Hidupku yang awalnya damai. Tuhan selalu seperti itu, memisahkan orang-orang yang saling menyayangi. Terutama memisahkan orang yang paling aku sayangi. Aku kecewa. Sangat kecewa. Namun aku sebagai manusia biasa hanya bisa apa? Aku tak berdaya akan takdir yang telah Tuhan goreskan. Dan aku hanya bisa menerima semuanya. Menerima semua hal yang kadang pahit untuk diingat, sakit untuk dirasa dan sulit untuk dilupakan. Sekeras apapun aku menentang takdir, Sejauh apapun aku menghindar dari takdir. Takdir tak akan berubah. Tetap sama. Aku kecewa untuk yang kesekian kalinya. Luka yang tergores cukup dalam hingga mampu membuatku rapuh. Apalagi jika aku mengingat kenangan. Aku yang awalnya adalah sosok yang tegar seketika berubah menjadi sosok yang rapuh. Aku benar-benar tak berdaya. Hingga akhirnya rasa itu muncul. Kebencian yang hakiki, yang mampu mengubah semua rasa yang pernah ada. 20 Juni 2017
All Rights Reserved
#283
kekecewaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Delayed happiness
  • As Time Allows
  • Tears Of Sincerity [TERBIT ✓]
  • 𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • Archetypal [Terbit]
  • BINA
  • Paradise

Di dunia ini mungkin tidak semua orang memiliki kebahagiaan nyata. Bisa jadi kebahagiaan itu adalah bayangan ataupun halusinasi. Buat apa bahagia? Jika pada akhirnya menjumpai yang namanya kekecewaan. Apa salahnya bahagia? Memang Iyah, bahagia adalah senjata keharmonisan hidup. Maka dari itu, semua orang selalu berpencar mencari kebahagiaan. Lain dengan diriku Kebahagiaan itu datang dari sendirinya . Tanpaku cari dia datang dan menghiburku, mensuport ku. Tetapi lama kelamaan kebahagiaan yang asal mulanya datang sendiri itu Pergi, dan melenyapkan hatiku. Berkeping keping kata sabar, tidak bisa ku kendalikan . Kenapa hidupku selalu merasakan kegagalan dalam meraih kebahagiaan? Hahaha, Mungin Tuhan yang telah merencanakan takdir ini. Suatu saat nanti, pasti Tuhan menggantikan rasa sakit itu semua dengan yang berlipat lipat KEBAHAGIAAN. Selalu gagal dalam meraih kebahagiaan, bukan berarti itu pembawa sial. Melainkan Kebahagiaan yang tertunda. Jika aku bisa bahagia maka aku juga harus siap menerima kekecewaan. -Delayed Happiness Kisah Naira Queenva frisyila. 26 September 2019 - ...........

More details
WpActionLinkContent Guidelines