Over Life "The Game Changed Everything"

Over Life "The Game Changed Everything"

  • WpView
    GELESEN 1,445
  • WpVote
    Stimmen 99
  • WpPart
    Teile 4
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Dez. 3, 2017
Setiap orang punya ambisi. Setiap mahluk yang hidup punya tujuan. Ketika impian itu sudah tercapai, apa yang akan mereka lakukan? Apakah untuk sebuah kekayaan, jabatan, atau pujian? Memangnya seharus itukah impian itu? Lagipula apakah semua itu berguna? Bayangkan jika uang sudah tak berharga, jabatan tak lagi bernilai, orang-orangpun tak lagi bermoral. Akankah mereka mengejar impiannya? Bayangkan juga jika mahluk hidup menghilang dari dunia, adakah orang yang sanggup untuk hidup di dunia itu? Bukan untuk beberapa hari saja, namun sebulan, setahun, bahkan seribu tahun. Maka jawabannya tentu tidak. Tapi mengapa sekarang aku harus tinggal di dunia antah berantah ini. Genre : Fantasy, Action, Adventure, Romance
Public Domain
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • New World [REVISI]
  • Adventure Of The Lost Powerful Gods Reincarnation.
  • WIZARD (Broken Butterfly) END
  • Menara
  • Kimberly Academy
  • The Magic In Your Eyes
  • The Unlucky Wizard (Revisi)
  • Magic World : Hidden Academy [COMPLETED]

Sequel Ventiones Academy **** Sebenarnya tidak ada yang aneh di hidupku. Hidupku berjalan seperti remaja usia empat belas tahun pada umumnya. Tetapi, seketika semuanya berubah. Iya, berubah. Tidak, bukan berubah dunianya yang berubah. Tapi, aku selalu dikejutkan dengan bisikan seorang lelaki yang begitu ... lembut? Dari nada bicaranya, sih dia seperti merindukanku, baiklah aku mulai ge'er sekarang, jadi lupakan. Kemudian, merasa diawasi setiap berada di luar rumah. Sampai akhirnya .... Aku bertemu seorang gadis yang kelihatannya seusiaku, dan dia mengaku bahwa aku adalah 'sahabat setianya'. Hahaha, 'sahabat setia'? Terdengar seperti 'babu setia' menurutku, upss. Tapi itu sungguhan. Lebih parahnya lagi, aku bisa mengeluarkan api dengan tanganku ketika aku sedang marah ataupun kesal. Waktu itu, hampir saja api ini membuat temanku terbakar. Beruntung aku langsung menjauh darinya. Sungguh mengerikan. Tapi, kenapa aku bisa mendapatkan hal aneh seperti ini? Kenapa aku bisa merasakan hal aneh seperti ini? Apa aku tidak normal? **** *Perhatian, banyak umpatan kasar di sini. Jadi dimohon untuk jangan menirunya di kehidupan sehari-hari.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien