Freaky Buddy

Freaky Buddy

  • WpView
    Reads 140
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 17, 2021
Yami menyesal pagi itu dia terlambat bangun, membuatnya harus terburu-buru ke sekolah dan menyebabkan gadis itu tidak sengaja menabrak Jiyandra, anak baru sok ganteng, sok cool, sok kalem, dan segala sok lainnya. Sialnya, Jiya malah sekelas dengan Yami. Dan yang lebih sialnya, Yami harus selalu berurusan dengan Jiya mengingat posisi Yami adalah sebagai sekretaris kelas. "Lo ngapain ngintilin gue mulu, sih?!" "Suka-suka gue, dong." "Gue risih, tau nggak..." Jiya mengedikkan bahunya, "nggak, nggak peduli."
All Rights Reserved
#16
lightsum
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BECAUSE NOONA
  • Bangor || Na Jaemin ✔
  • (ADC) Antariksa's Detective Club 1.0 -New Member?「Completed √」
  • -KAKA KELAS- |SungRen
  • someday-,
  • Hanan & Hanin {End}
  • [✔] Klub 513 | Universe | Ep.3 : Arjuna
  • Sergio | Haechan
  • About J

"Noona mau apa?" "Kumohon jangan mendekat!" Tanya Ji-Sung pria itu mulai kelihatan panik dengan apa yang terjadi saat ini. "Temani aku tidur, aku terbiasa tidur dengan memeluk seseorang dulu baru aku bisa tidur!" Ucap Karina, ucapan Karina membuat sistem kerja otaknya kembali tak berfungsi dengan baik hingga ia tak bisa berfikir tentang mana yang baik dan tidak baik, mengingat begitu banyak yang ia pikirkan saat ini. "Noona, apa kau tau bahwa semua ini adalah salahmu!" "Kalau saja kau tidak mabuk, semuanya pasti akan baik² saja!" Ji-Sung menarik kembali tangannya dan meluapkan marahnya pada Karina,pria itu mulai berdiri dan kedua matanya memerah menahan emosi. Ji-Sung menatap tajam Karina, sementara gadis itu hanya menatapnya polos membuat tingkat frustasi jisung semakin memuncak, dengan lemas ia kembali duduk disofa dan menyembunyikan wajahnya dengan kedua tangannya, dalam hidupnya ini pertama kalinya ia marah seperti ini, Karina benar-benar membuat emosinya meledak. Ia bahkan merasa sedikit bersalah karena sudah berteriak didepan Karina, gadis yang lebih tua 2 tahun darinya, harusnya ia tak membentak gadis itu namun itu tadi diluar kendalinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines