MORNOUV
  • WpView
    Membaca 39
  • WpVote
    Vote 9
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadLengkap Jum, Jun 16, 2017
Kenangan masa lalu sering menghantui kita. Terkadang kenangan tersebut, membuat kita sulit melangkah ke depan. Karena kenangan tersebut, Tiffany Mornouv harus pergi dari kehidupan yang ia jalani. Karena kenangan tersebut, Tiffany harus membuat lembaran baru. Tapi dia terlalu takut untuk memulai, sehingga dia hanya mengikuti arus kehidupan yang membawa dia kedalam tawa, sedih, pilu, hancur, bahkan sampai tahap jatuh cinta. Ketika dia sudah merasa bisa untuk melangkah, kenangan tersebut memaksa dia harus mengingat kembali pahit nya cinta yang dulu dia rasakan. Tiffany berharap ada seseorang yang akan membantunya untuk mewarnai kembali hidupnya. Masih adakah orang yang tulus untuk Tiffany?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • DENTING  [Revisi]
  • Meaning Of Love (End)
  • Promise (Completed)
  • Karena Kamu Rumahnya
  • 𝐃𝐈𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓]
  • Raya : The Girl Who Hides a Thousand Secrets ✔
  • LIAR [SELESAI]
  • Aku Yang Tidak Diinginkan
  • Takdir Tersembunyi 1 & 2 [SUDAH TERBIT✔️]
  • Shape of You

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan