pelangi dimata jingga

pelangi dimata jingga

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 16, 2017
"aku minta maaf kepada semuanya, terutama buat kamu jingga" ucap lelaki itu disela tangisnya pada saat perpisahan sma. seharusnya jingga sedang bahagia saat ini, pagi tadi dia baru saja mendapat kabar bahwa jingga mendapat beasiswa dari kampus yang ingin ditujunya. Harusnya dia bahagia, tapi tidak. Masih terngiang di pikirannya saat lelaki itu meminta maaf padanya didepan seluruh teman sekelasnya, lelaki itu meminta maaf dengan bersungguh sungguh menatap jingga sendu. Yuda, lelaki itu bernama yuda, lelaki yang tlah membuat pelangi dan badai dalam hidup jingga. lelaki yang tlah mengajak jingga terbang tinggi hingga menghempaskan jingga ke tanah tanpa beban. Ya lelaki jahat itu. Lelaki yang seharusnya tak pantas tuk jingga ingat, lelaki yang seharusnya dibuang jauh jauh dari hidupnya bahkan dari mimpi nya, lelaki yang seharusnya jingga benci. Namun tidak, justru lelaki itu tetap mengisi hati jingga hingga detik ini. Mungkin jingga memang bodoh, masih mencintai lelaki yang tlah mematahkan bahkan menghancurkan hatinya, dia pun sejujurnya tak ingin memiliki rasa ini, tapi bagaimana lagi tuhan tlah memberikannya perasaan menyakitkan ini. Perasaan yang harus ditanggungnya meski tlah menumpah deraian air mata.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELESAI (Say Goodbye)
  • When Mr. Bossy Falling In Love
  • Terima kasih Ravindra
  • After We Got Married
  • Semesta
  • Clara Dan Arga
  • Diary [COMPLETED]
  • Captivated Me 2: Belenggu [END]
  • JINGGA JOLICIA (ONGOING)

Izinkan aku mengungkap sesuatu hal yang menurutku penting, izinkan aku mengungkapnya untuk yang terakhir kali. Rasanya berat jikalau harus melupakan orang yang dulu selalu bersama kita, setelah semua yang kita lewati bersama, tapi apa boleh jika takdir tidak berpihak sama kita. Aku terlalu berlebihan mempunyai rasa yang lebih dari teman tapi kamu harus tau semua perhatian yang kamu beri itu menumbuhkan rasa yang lebih dari pada seorang teman, dan harapan aku sangat besar tentang perasaan kamu. Untuk yang terakhir kali dan semoga ini yang terakhir dan tidak ada lagi sosok aku dihidup kamu, maafkan aku telah menyukaimu lebih dari seorang teman, kenal kamu itu adalah sebuah anugrah disaat aku sudah tidak mau mengenal cinta lagi tapi kamu datang sebagai teman yang memberikan harapan lebih ke padaku. Rasanya campur aduk antara berterimakasih karena kamu datang atau maaf karena aku berlebihan, dengan melihat kamu yang sekarang bahagia diluar sana aku ikut senang. Jikalau suatu saat nanti kamu sudah bertemu dengan yang lebih sempurna taruhlah aku dibagian kecil ingatanmu, jadikan aku sebagai sejarah yang sering kamu pelajari setiap harinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines