Addiction
  • WpView
    Reads 7,656
  • WpVote
    Votes 542
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 11, 2018
"Ne, Katsura nii apa kita harus selalu bersembunyi setiap bertemu aku tidak mau selamanya seperti ini" "Grebb" Katsura memeluk Kagura "Tenanglah Kagura sebentar lagi aku akan menaikkan kembali derajat keluargaku dan melamarmu" "Aku mencitaimu Katsura nii" "Aku juga Kagura" _________________________________________________________________________________ Wanita china itu dia lebih cocok menjadi seorang putri daripada seorang bangsawan kupikir sebentar lagi mereka akan berpisah" kata seseorang lelaki bermata semerah darah "kenapa kau berfikiran seperti itu" " karna pangeran Okita dari kerajaan Yorozuya sudah meliriknya" "Ah benarkah? kalau begitu kasihan sekali si Katsura itu, aku dengar sang pangeran itu adalah seorang yang sadist" wanita berambut pasir melirik lelaki yang ada disebelahnya " "Oh kau benar tapi kau tahu adiknya tidak kalah sadist" "Tentu saja" sang wanita tersenyum "Tidak ada yang bisa mengalahkan pangeran Okita dalam hal apapun"
All Rights Reserved
#130
kagura
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Between Lip and The Sadist
  • REVERT
  • Change The History of Love [ END ]
  • FATE
  • 𝙎𝙘𝙖𝙧𝙡𝙚𝙩 𝙎𝙬𝙤𝙧𝙙 𝙎𝙞𝙗𝙡𝙞𝙣𝙜 {Kimetsu no Yaiba x Reader}
  • Cahaya di Permukaan Laut (OkiKagu)
  • Wasted Princess [On Going]
  • Sakura And Revenger[End]
  • Tahta, Cinta, Saudara
  • Why You Hurt Me Uciha-san?! { Sasuke & Sakura Funfiction}

[COMPLETED] Kagura menggerutu kesal, terperangkap bersama ketua tim satu shinsenggumi saja sudah lebih dari cukup, sekarang dia harus menyamar menjadi Geisha untuk menangkap buronan yang melarikan diri. "Panggil aku Okina disini, China.." ucap Sougo dengan wajah datarnya. "uh-huh, aku harap kau selamanya memakai nama itu dan membusuk disini, sadis" ketus Kagura "Jangan cemburu, China ! kau tetap mainan favoritku.. " balas Sougo dengan smirk khasnya. "Mati saja, sadis!", Kagura berjalan menjauh. Beberapa kali dia hampir jatuh karena menginjak kimono panjangnya. Tanpa disadarinya, Sougu tersenyum. "Dia tidak jujur...", sambil tertawa kecil, dia pun berlalu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines